Globaltoday.id, Lumajang — Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya dalam membenahi pengelolaan lingkungan dengan menjadikan sektor persampahan sebagai prioritas utama pelayanan dasar. Langkah ini diwujudkan melalui pengajuan Program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) yang berfokus pada transformasi sistem pengelolaan sampah secara terpadu, mulai dari hulu hingga hilir.
Kebijakan tersebut disampaikan oleh Indah Amperawati dalam audiensi bersama Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri di Jakarta Selatan, Rabu (1/4/2026). Menurutnya, program LSDP menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat layanan publik sekaligus menjawab tantangan pengelolaan sampah yang semakin kompleks.
Program LSDP yang didukung pendanaan dari Bank Dunia ini tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembenahan tata kelola, perluasan jangkauan layanan, serta jaminan keberlanjutan sistem dalam jangka panjang. Fokus utamanya adalah menciptakan pengelolaan sampah yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Data menunjukkan, timbulan sampah di Kabupaten Lumajang mencapai sekitar 553 ton per hari. Kondisi ini menuntut peningkatan kinerja sistem agar seluruh proses pengelolaan dapat berjalan optimal sekaligus membuka peluang perbaikan layanan yang lebih luas.
Dalam implementasinya, intervensi dilakukan secara menyeluruh. Dari sisi hulu, pemerintah mendorong pengelolaan berbasis sumber melalui Gerakan MAMARISA, yang mengajak masyarakat memilah sampah sejak dari rumah. Upaya ini dinilai penting untuk mengurangi beban pengolahan di tahap berikutnya.
Sementara pada tahap pengolahan, peningkatan kapasitas TPS3R (Reduce-Reuse-Recycle) dan TPST menjadi perhatian utama. Penguatan ini diarahkan untuk meningkatkan nilai guna sampah sekaligus menekan jumlah residu yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Di sisi hilir, optimalisasi TPA dilakukan melalui penambahan alat berat, perbaikan sistem operasional, serta penguatan manajemen pengelolaan. Dengan pendekatan menyeluruh ini, Lumajang menargetkan terciptanya sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, terintegrasi, dan berdaya guna bagi lingkungan serta masyarakat.






