Globaltoday.id.Bojonegoro, Rabu, 11/06/2025. Dalam rangka memastikan sinergitas antar satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama, Plh Kanwil Kemenag Jawa Timur lakukan kegiatan safari pembinaan Aparatur Sipil Negara atau ASN. Adalah Sholikhul Hadi yang saat ini menjabat Plh Kanwil Kemenag Jatim hadir di tengah ratusan peserta terdiri dari Kepala KUA dan Penyuluh PPPK.
Dalam kegiatan pembinaan ASN yang dilaksanakan di Aula Kemenag Bojonegoro 11/06/2025 ini alumnus PP. Den Anyar Jombang ini menyampaikan 8 program Kementerian Agama Republik Indonesia atau biasa disebut asta cita.
Delapan program prioriitas Kemenag, meliputi: (1) Meningkatkan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan; (2) Penguatan Ekoteologi; (3) Layanan Keagamaan Berdampak; (4) Mewujudkan Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi; (5) Pemberdayaan Pesantren; (6) Pemberdayaan Ekonomi Umat; (7) Sukses Haji; dan (8) Digitalisasi Tata Kelola.
Selain itu hal penting juga disampaikan bahwa kehadirannya adalah dalam rangka memantau dan memastikan kelengkapan kepegawaian di setiap Kabupaten
“Kami disini memantau adakah kekosongan pegawai yang ada di lingkungan kemenag, “? Jika ada kemudian kami isi sesuai kebutuhan yang diminta. Seperti Kabupaten Bojonegoro ini kekurangan penghulu kemaren sudah kita penuhi, ” Tandasnya. Kemudian pada sudah adakah sinegitas antar satuan kerja dan juga mempertanyakan tentang profesionalisme satuan dalam meberikan pelayanan masayarakat. Adakah pengaduan masyarakat terkait satu hal selama mereka dilayani.
Pesan lain adalah tentang kejujuran di saat kita melihat sesuatu yang tidak benar, kita harus berkata jujur. Jujur dengan mengatakan Qaulan sadida” dalam Al-Quran, yang berarti “perkataan yang benar” atau “perkataan yang tegak,” adalah prinsip komunikasi yang menekankan kejujuran, ketegasan, dan kejelasan dalam berbicara. Contoh-contoh qaulan sadida meliputi ucapan yang langsung, tidak berbelit-belit, dan tidak berbohong.
Beliau mencontohkan perkataan Qaulan Sadida: Ucapan yang Jujur dan Lurus. ketika seseorang jujur tentang kesalahan yang ia lakukan, atau ketika ia berbicara tentang sesuatu yang ia ketahui dengan benar, tanpa menutupi fakta. Qoulan Sadida bisa bermakna ucapan yang Tegas dan Tidak Berbelit-belit. Ketika seseorang menyampaikan pendapatnya secara langsung dan jelas, tanpa menggunakan kata-kata yang ambigu atau berlebihan, termasuk dalam konteks perdebatan atau diskusi.
Ucapan yang Tidak Menyakiti atau Menyinggung. Dalam berkomunikasi dengan orang lain, qaulan sadida juga berarti menghindari ucapan yang dapat menyakiti atau menyinggung perasaan orang lain.
Ucapan yang Menghargai dan Santun. Meskipun menegaskan pendapat dengan tegas, tetap menjaga kesantunan dalam berkomunikasi, seperti menggunakan kata-kata yang sopan dan menghargai orang lain.
Ucapan yang Tidak Berbohong atau Menipu. Qaulan sadida menekankan pentingnya kebenaran dan menghindari perkataan yang berbohong atau menipu, baik secara langsung maupun dengan menyembunyikan fakta.(luq)
