Pelatihan Pembuatan Sosis di BBPPMPV Pertanian Cianjur, Peserta Belajar Olah Daging Kurban Agar Lebih Awet

Globaltoday.id, Cianjur – Menjelang musim haji dan meningkatnya ketersediaan daging kurban di masyarakat, peserta Diklat Peningkatan Kompetensi Instruktur Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di BBPPMPV Pertanian Cianjur mendapatkan pelatihan praktik pengolahan daging menjadi sosis skala rumah tangga, Selasa ( 19/5/2026 ).

Kegiatan praktik yang dilaksanakan di kelas pengolahan daging tersebut bertujuan memberikan pemahaman dasar mengenai proses dan prosedur pembuatan sosis secara higienis dan sederhana sehingga mudah diterapkan di lingkungan masyarakat maupun lembaga pelatihan.

Instruktur pelatihan menjelaskan bahwa praktik tidak difokuskan pada penggunaan mesin industri besar, melainkan menggunakan peralatan sederhana skala rumah tangga agar peserta lebih mudah memahami teknik dasar pengolahan pangan.

“Yang terpenting peserta memahami alur proses, sanitasi, komposisi bahan, dan teknik pengolahan yang benar. Dengan peralatan sederhana pun masyarakat sebenarnya sudah bisa mengolah daging menjadi produk yang lebih awet dan bernilai ekonomi,” jelas salah satu instruktur pelatihan.

Dalam praktik tersebut, peserta menggunakan peralatan seperti penggiling daging sederhana, baskom, timbangan, kukusan, kompor, pisau, dan alat pengisi sosis manual.

Sementara bahan yang digunakan meliputi daging sapi, bawang putih, merica, garam, tepung, minyak sayur, gula, es batu, serta selongsong sosis.

Proses pembuatan dimulai dari pemilihan dan pemotongan daging, pencampuran bumbu, penggilingan, pengadukan adonan hingga kalis, pengisian ke dalam selongsong, proses pemasakan, pendinginan, hingga pengemasan sederhana.

Peserta juga diberikan pemahaman pentingnya menjaga kebersihan alat, sanitasi bahan pangan, serta pengendalian suhu selama proses pengolahan agar produk tetap aman dikonsumsi dan memiliki kualitas yang baik.

Salah satu peserta pelatihan, Rio Kurniawan asal Lampung, mengaku praktik tersebut sangat bermanfaat terutama untuk diterapkan saat musim kurban.

“Biasanya saat Iduladha masyarakat menerima daging dalam jumlah banyak. Dengan pelatihan ini kami jadi tahu bagaimana mengolah daging agar lebih awet, bernilai tambah, dan tidak cepat rusak,” ujarnya.

Menurut Rio, keterampilan pengolahan sosis skala rumah tangga juga berpotensi menjadi peluang usaha kecil bagi masyarakat maupun peserta kursus di daerah.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya BBPPMPV Pertanian dalam meningkatkan kompetensi instruktur LKP agar mampu menghadirkan pembelajaran berbasis keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan peluang usaha di sektor pangan olahan.

Selain memperkuat keterampilan teknis, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pemanfaatan hasil ternak secara lebih produktif melalui pengolahan pangan sederhana yang bernilai ekonomis dan tahan simpan lebih lama.