Rapat Koordinasi Penanganan Jalan Tamboh Raya Gentengan, Warga dan Pemerintah Sepakat Buka Jalan dengan Syarat Portal Dikelola Pokmas Independen

Jawa Timur, Lumajang468 Dilihat

Globaltoday.id, Lumajang, 27 Mei 2025 – Pemerintah Kabupaten Lumajang menggelar rapat koordinasi penting guna mencari solusi atas penanganan jalan Tamboh Raya di Dusun Gentengan, Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Selasa (28/5/2025). Rapat ini digelar menyusul penutupan total jalan oleh warga sejak Senin, 26 Mei 2025, karena kondisi jalan yang rusak parah.

 

Rapat dipimpin oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lumajang dan dihadiri oleh perwakilan dari Dinas PU-PR, DPMDes, Kesbangpol, Dishub, BPRD, Bagian Perekonian, Forkopimca Pasirian, Kepala Desa Condro, perwakilan warga Dusun Gentengan, Paguyuban Sopir Truk Pasir Condro-Bago, serta Himpunan Penambangan dan Batuan Indonesia (HPBI) Lumajang.

 

Dalam forum, perwakilan warga Dusun Gentengan, Sujimun secara tegas meminta agar jalan segera diperbaiki karena rusak dan membahayakan pengguna. Jalan tersebut rusak akibat dilewati armada truk pasir yang bermuatan melebih tonase sepanjang hari.

 

Ketua HPBI Lumajang, Jamal Alkatiri, dalam paparannya berharap agar jalan segera dibuka kembali. Ia juga menegaskan bahwa jika warga tetap menghendaki adanya portal, maka pengelolaannya harus dilakukan oleh kelompok masyarakat (pokmas) yang independen dan transparan. “Hasil dari penarikan portal harus murni digunakan untuk pembangunan dan perbaikan jalan, bukan untuk kepentingan lain,” ujarnya.

 

Senada dengan itu, Paguyuban Sopir Truk Pasir Condro-Bago, Abdullah juga mendukung pembukaan jalan. Mereka menyatakan kesediaan untuk membayar kontribusi portal sepanjang dana tersebut benar-benar digunakan untuk memperbaiki jalan.

 

Kepala Desa Condro, Supirno, turut menyampaikan harapan agar warga Dusun Gentengan berbesar hati menerima usulan forum untuk membuka akses jalan. “Mari kita prioritaskan kepentingan bersama dan pembangunan desa,” katanya sebab satu satunya cara untuk mencari dana dalam membangun jalan tersebut adalah dengan membuat portal.

 

Sementara itu, dalam sambutan pembukaan rapat, Asisten Ekonomi dan Pembangunan menjelaskan bahwa ke depan Jalan Gentengan akan menjadi satu-satunya jalur alternatif truk pasir dari lokasi tambang di wilayah selatan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah desa untuk bersatu dan bertekad mempercepat pembangunan jalan tersebut.

 

Setelah melalui diskusi panjang, forum akhirnya menyepakati beberapa hal penting: Jalan Tamboh Raya akan dibuka kembali, portal diperbolehkan dengan syarat dikelola oleh pokmas independen, dan hasil kontribusi portal difokuskan sepenuhnya untuk pembangunan jalan. Diharapkan dengan kesepakatan ini, proses pembangunan dapat segera dimulai dan konflik kepentingan dapat dihindari. ( Dodik )