Plt KASI BIMAS KEMENAG BOJONEGORO HADAPI KASUS GUGAT CERAI DI AWAL JABATANNYA

Headline435 Dilihat

Globaltoday.id, Bojonegoro, 9 Mei 2025 – Beragam Problematika serius muncul mengawali tugas Plt. Kasi Bimas Kemenag Bojonegoro H. Sun’an Mubarok. S. Pd. saat melakukan kegiatan monev rutin triwulan pertama di Kantor Urusan Agama se Kabupaten Bojonegoro.

 

Berbagai macam pesoalan muncul yang saat ini dihadapi, tidak hanya persoalan bidang admistrasi saja melainkan juga dibidang penanganan keadaan Kantor Urusan Agama Kecamatan yang saat ini kondisinya kurang layak disebut Kantor Pemerintahan, ” demiikian katanya saat monev di KUA Gayam.

 

Lebih lanjut lelaki yang juga sebagai kasi pondok pesantren mengungkapkan problem di masyrakat adalah terjadinya gugat cerai pasangan suami istri yang sama sama sebagai ASN.

 

Perceraian atau lebih tepatnya gugat cerai (pihak perempuan yang menggugat) ini terbilang masalah pelik penanganannya, karena harus melibatkan banyak pihak mulai izin atasan masing masing dan terakhir persetujuan Bupati via Badan Kepegawaian Daerah.

 

Namun sebelum sampai di wilayah itu kementrian Agama sebagai instansi yang menangani pernikahan mempunyai lembaga yang bernama BP4.

 

BP4, singkatan dari Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan, adalah lembaga semi-resmi di bawah Kementerian Agama (Kemenag) yang fokus pada peningkatan kualitas pernikahan dan pembinaan keluarga.

 

BP4 memiliki fungsi konsultatif, edukatif, dan advokasi untuk membantu pasangan yang akan menikah, keluarga yang bermasalah, dan masyarakat umum terkait hal-hal yang berkaitan dengan perkawinan dan keluarga.

 

“Hari ini saya sebagai Plt. Kasi Bimas kemenag Bojonegoro harus banyak melayani dan kerja keras untuk menangani masalah masalah yang timbul di lingkungan Kantor Urusan Agama, masalah yang muncul adalah perihal keberadaan Gedung Kantor Urusan Agama di masing masing Kecamatan yang ternyata secara fisik tidak representatif alias tidak layak.

 

Kedepan akan kita usahakan agar KUA memiliki Kantor yang layak dengan desain bangunan yang sama, meski yang dilakukan secara bertahap namun selama menjabat di bimas akan saya usahakan berbagai cara, ” Katanya dengan yakin.

 

Kemudian di akhir monev beliau menyampaikan pesan khususnya kepada penyuluh baik PPPK dan yang akan dilantik untuk selalu bersikap melayani. “Karena filosofi menjadi orang berhasil itu adalah campur tangan orang lain, tidak mungkin kita bisa berdiri sendiri. “Pungkasnya. (luqman)