Nasional, Globaltoday.id- Jagat dunia media sosial dibuat heboh dengan beredarnya kasus bunuh diri yang dilakukan oleh seorang pria asal China yang akrab disapa Fat Cat. Kisahnya sebelum mengakhiri hidup membuat netizen tersentuh lantaran perjuangan cintanya yang tulus.
Fat Cat adalah seorang pemuda berusia 21 tahun yang merupakan Gamers dan streamer asal Chongqing, China yang nekat mengakhiri hidupnya. Kisahnya itu viral di media sosial media Tiktok, Twitter hingga Douyin (aplikasi China).
Dalam kisahnya yang dikutip dari berbagai sumber yang ada di media sosial, Fat Cat menghabiskan waktunya bekerja dan menabung untuk kekasihnya bernama Tan Zhu. Semua permintaan Tan Zhu selalu diberikan oleh Fat Cat. Bahkan ia bekerja keras untuk mewujudkan keinginan Tan Zhu untuk membuka toko bunga. Untuk mewujudkam hal tersebut, Fat Cat harus menahan diri untuk membeli makanan kesukaannya.
Setiap hari Fat Cat hanya memakan sayur, padahal ia mengaku tak menyukai sayuran. Ia bahkan hanya menghabiskam Rp. 20 ribu per-harinya demi berhemat dan menabung untuk keinginan Tan Zhu. Fat Cat dan Tan Zhu menjalin hubungan asmara hingga dua tahun lamanya. Setelah mengumpulkan uang kurang lebih sekitar Rp. 1 miliar untuk Tan Zhu ia pun langsung memberikannya ke kekasihnya.
Namun sayang, upaya tulusnya itu justru dibalas perbuatan tak enak dari Tan Zhu. Fat Cat harus menelan pil pahit bahwa kekasihnya menikah dengan orang lain. Hal itu membuat Fat Cat hancur dan memutuskan untuk bunuh diri. Sebelum bunuh diri, Fat Cat menuliskan curahan hatinya di akun Douyin miliknya.
Kisahnya ini menarik perhatian warga lokal hingga dunia. Bahkan kini terlihat berbagai makanan dan bunga di jembatan tempatnya mengakhiri hidup. Ketulusan cintanya membuat banyak warga yang berkumpul dipinggir sungai untuk mendoakan dan melepasnya pergi. Percakapan Fat Cat dan Tan Zhu tersebar. Kematian Fat Cat membuat semua hal yang berhubungan dengannya menjadi viral termasuk isi chatnya dengan Tan Zhu.
Tan Zhu tampak cuek terhadap kekasihnya itu. Padahal pengorbanan Fat Cat untuknya tak ternilai harganya. Ia bahkan hanya bertemu dengan Fat Cat selama dua kali dan Tan Zhu menolak berkali-kali pertemuan yang diminta oleh Fat Cat. Dalam sebuah chat yang beredar terlihat Fat Cat yang mengatakan ingin memakan makanan kesukaannya.
Berikut isi Chat singkat Fat Cat bersama Tan Zhu yang tersebar di media sosial Tiktok:
Fat Cat: “Aku ingin makan McDonald’s,” pinta Fat Cat
Tan Zhu: “Makan lah,” jawab Tan Zhu secara judes
Fat Cat: “Tapi aku sudah memberikan semua uangku kepadamu. Bisakah kamu membelikan untukku,” kata Fat Cat sembari memohon.
Tan Zhu: “Kamu tak ada uang? Bekerjalah lebih keras. Aku harus pergi dengan teman-temanku,” balas Tan Zhu tanpa menghiraukan perasaan Fat Cat.
Setelah kabar kematian Fat Cat dengan cara bunuh diri di sungai, Tan Zhu pun muncul dan melalukan klarifikasi. Dalam video yang beredar, ia mengaku sangat menyesal atas apa yang terjadi pada Fat Cat. Bukannya mendapatkan simpati dari netizen, Tan Zhu justru mendapatkan hujatan dan cemooh lantaran mimik mukanya yang terlihat seperti tak bersedih. Tak hanya itu, cara berpakaian Tan Zhu dalam video klarifikasi juga dinilai tak sopan karena teralu terbuka untuk menyampaikan ucapan duka.
Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan anda kepihak-pihak profesional seperti Psikolog, Psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. (***)
