Globaltoday.id | Lumajang — Pimpinan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Pengurus IPM Periode 2026/2027 di kawasan Wisata Tambuh Raya ,Jumat- Sabtu, 25–26 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membekali para pengurus IPM dengan kemampuan kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab serta keterampilan berorganisasi. Kegiatan mengusung tema “Lead the Change, Make the Impact” atau memimpin perubahan dan memberikan dampak.
Berdasarkan informasi pada materi kegiatan, LDK diikuti oleh para pengurus IPM periode 2026/2027. Selain menjadi ajang pembekalan kepemimpinan, kegiatan tersebut juga dirancang sebagai ruang bagi para peserta untuk membangun kekompakan dan memperkuat komitmen dalam menjalankan program organisasi.
Bekali Pengurus dengan Nilai Kepemimpinan
LDK menjadi salah satu tahapan penting bagi pengurus organisasi pelajar untuk memahami peran dan tanggung jawabnya. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mampu menjalankan tugas administratif organisasi, tetapi juga memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerja dalam tim dan mengambil tanggung jawab dalam setiap program.
Pemilihan lokasi kegiatan di kawasan Gunung Tambuh juga memberikan suasana berbeda dari kegiatan pembelajaran di lingkungan sekolah. Peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan kepemimpinan sekaligus membangun kedekatan dan solidaritas antar pengurus.
Kepala Sekolah: Kepemimpinan Harus Dibangun Sejak di Bangku Sekolah
Kepala sekolah, Soeprayogi, S.Pd., saat ditemui awak media pada 25 September 2026, menyampaikan bahwa kegiatan LDK menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter dan kepemimpinan pelajar.
“LDK ini menjadi kesempatan bagi para pengurus IPM untuk belajar menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, mampu bekerja sama dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya. Kami berharap pengalaman selama kegiatan ini dapat diterapkan dalam menjalankan organisasi maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Suprayogi
Ia menambahkan, organisasi pelajar dapat menjadi sarana pembelajaran di luar kelas. Melalui keterlibatan dalam organisasi, siswa belajar mengelola kegiatan, berkomunikasi, menyelesaikan persoalan serta mempertanggungjawabkan tugas yang diberikan.
Menurutnya, kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memimpin orang lain, tetapi juga kemampuan untuk memberikan contoh, disiplin dan menjalankan amanah.
“Menjadi pengurus bukan hanya mendapatkan posisi, tetapi juga mendapatkan amanah. Karena itu, kami berharap seluruh pengurus IPM dapat menjalankan tugas dengan baik, menjaga nama baik sekolah dan memberikan dampak positif bagi teman-temannya,” lanjutnya.
“Lead the Change, Make the Impact”
Tema “Lead the Change, Make the Impact” menjadi pesan utama dalam kegiatan LDK tersebut. Tema ini menekankan pentingnya peran pelajar sebagai bagian dari perubahan positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Melalui LDK, para pengurus IPM diharapkan mampu menerjemahkan semangat tersebut dalam berbagai kegiatan nyata, baik melalui program organisasi, kegiatan sosial, maupun pengembangan potensi siswa.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 25–26 September 2026, diharapkan menjadi langkah awal bagi pengurus IPM periode 2026/2027 untuk menjalankan roda organisasi secara lebih terarah.
Dengan bekal kepemimpinan, kerja sama dan pengalaman yang diperoleh selama LDK, para pengurus diharapkan mampu membawa IPM menjadi organisasi pelajar yang aktif sekaligus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekolah.
Globaltoday.id | Lumajang
