Globaltoday.id | Malang — Suasana haru, bahagia dan penuh kebanggaan mewarnai pelaksanaan Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-123 Periode III Tahun 2026 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang berlangsung di Hall DOME UMM, Kamis (24/9/2026).
Sekitar 700 wisudawan dan wisudawati dari berbagai jenjang pendidikan, mulai program diploma, sarjana, magister hingga doktor, mengikuti rangkaian prosesi wisuda sebagai puncak perjalanan akademik mereka selama menempuh pendidikan di UMM.
Tidak hanya para lulusan yang memenuhi Hall DOME UMM. Orang tua dan keluarga wisudawan juga tampak hadir memberikan dukungan. Ekspresi bahagia dan haru terlihat ketika satu per satu lulusan mengikuti prosesi pengukuhan di atas panggung dalam rangkaian rapat senat terbuka.
Bagi para orang tua, momen tersebut menjadi kebanggaan tersendiri setelah menyaksikan putra-putrinya menyelesaikan pendidikan tinggi dan akhirnya mengenakan toga sebagai tanda telah menyelesaikan studi.
Pesan Rektor UMM kepada Para Wisudawan
Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., dalam sambutan dan orasi ilmiahnya menyampaikan pesan kepada para lulusan agar ilmu serta pengalaman yang diperoleh selama berada di lingkungan kampus dapat menjadi bekal untuk menjalani kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.
Para wisudawan diharapkan mampu menjadi pribadi yang unggul, amanah dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat.
“Semoga ilmu dan pengalaman selama di kampus menjadi bekal berharga untuk mengabdi, berkarya dan memberi solusi bagi persoalan umat dan bangsa,” pesan Rektor UMM kepada para wisudawan dan wisudawati.
Menurutnya, kelulusan bukan menjadi akhir dari proses pembelajaran. Sebaliknya, gelar akademik yang diperoleh merupakan bagian dari tanggung jawab untuk mengimplementasikan ilmu dalam kehidupan masyarakat.
UMM Dorong Transformasi dari Knowledge Provider Menjadi Problem Solver
Dalam kesempatan tersebut, Nazaruddin Malik juga menyinggung program baru yang baru diluncurkan UMM, yakni Excellent Solution Center (ESC).
Program tersebut menjadi bagian dari arah pengembangan pendidikan UMM yang tidak hanya berorientasi pada produksi pengetahuan, tetapi juga mendorong lahirnya solusi atas berbagai persoalan nyata di masyarakat.
ESC dikembangkan sebagai sebuah ekosistem yang mempertemukan kompetensi, inovasi, talenta dan kebutuhan masyarakat. Melalui program tersebut, UMM mendorong transformasi dari sekadar knowledge provider menjadi problem solver.
Ekosistem ESC ditopang oleh tiga pilar utama.
Pertama, Service Excellent Hub, yang berfungsi sebagai pusat layanan terpadu dengan mengintegrasikan sumber daya dan teknologi, termasuk pendampingan bagi masyarakat.
Kedua, Industry Solution Partner, yang mempertemukan kepakaran, inovasi serta fasilitas laboratorium UMM dengan kebutuhan dunia industri.
Ketiga, Innovation and Talent Incubator, yang berfokus pada pembinaan talenta sekaligus mempercepat hilirisasi inovasi sehingga karya sivitas akademika dapat dimanfaatkan secara lebih luas.
Momen Haru, Wisudawan Anumerta Dikukuhkan
Di tengah suasana bahagia pelaksanaan wisuda, terdapat satu momen yang mengundang haru para peserta dan keluarga.
Pada sesi terakhir prosesi pengukuhan, pihak universitas melaksanakan pengukuhan wisudawan secara anumerta, setelah salah satu mahasiswa yang seharusnya mengikuti prosesi wisuda meninggal dunia beberapa hari sebelum pelaksanaan wisuda.
Prosesi tersebut menjadi salah satu bagian yang paling mengharukan dalam rangkaian Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-123 UMM. Pengukuhan secara anumerta menjadi bentuk penghormatan atas perjalanan akademik almarhum/almarhumah sekaligus menjadi momen yang tidak terlupakan bagi keluarga dan sivitas akademika UMM.
Jaga Nama Baik Almamater
Mengakhiri sambutannya, Rektor UMM berpesan agar para lulusan tidak hanya mampu menjadi problem solver, tetapi juga senantiasa membawa dan menjaga marwah serta nama baik almamater.
Para lulusan diminta menjadikan UMM sebagai bagian penting dalam perjalanan kehidupan mereka, sekaligus menjaga hubungan baik dengan almamater setelah menyelesaikan pendidikan.
“Jadilah tidak saja problem solver, tetapi juga mampu membawa dan menjaga marwah serta nama baik almamater. Jadikan almamater sebagai ibu kandung kedua,” pesan Rektor.
Atas nama seluruh pimpinan Universitas Muhammadiyah Malang, Rektor kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta Wisuda ke-123 Periode III Tahun 2026.
“Selamat dan sukses kepada para wisudawan dan wisudawati ke-123. Teruslah menjadi insan yang unggul, amanah dan membawa kemaslahatan,” pungkasnya.
Globaltoday.id | Malang
