Globaltoday.id, LUMAJANG — Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan umum wilayah Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah Toyota Kijang Innova dan truk dump Isuzu.
Insiden itu merupakan kecelakaan tabrak depan antara Toyota Kijang Innova warna putih bernomor polisi S-1255-MI dengan truk dump Isuzu warna putih bernomor polisi W-8183-US.
Beruntung, kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Kedua pengemudi dilaporkan dalam kondisi tidak mengalami luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Toyota Kijang Innova semula melaju dari arah utara menuju selatan. Saat berada di lokasi kejadian, kendaraan tersebut tiba-tiba bergerak ke arah kanan atau barat.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk dump Isuzu dari arah selatan menuju utara. Karena jarak yang sudah dekat, kedua kendaraan akhirnya bertabrakan.
Akibat benturan tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian material mencapai Rp15 juta.
Diduga Pengemudi Innova Mengantuk
Dari hasil analisis awal petugas di lokasi, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi Toyota Kijang Innova kurang waspada dan tidak berhati-hati saat berkendara. Faktor mengantuk diduga menjadi salah satu penyebab kendaraan bergerak ke jalur yang berlawanan hingga terjadi tabrakan.
Pengemudi Innova diketahui merupakan seorang laki-laki berusia sekitar 20 tahun asal Kabupaten Lamongan. Sementara pengemudi truk dump merupakan laki-laki berusia 46 tahun asal Kecamatan Candipuro, Lumajang.
Tidak terdapat penumpang dalam kedua kendaraan saat kecelakaan terjadi.
Polisi Langsung Lakukan Olah TKP
Setelah menerima laporan, petugas piket Unit Laka Satlantas Polres Lumajang langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencari keterangan saksi serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan kecelakaan.
Salah seorang saksi di sekitar lokasi, Buang, warga Desa Tempeh Lor, turut dimintai keterangan oleh petugas untuk membantu proses penyelidikan mengenai kronologi kecelakaan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu Ardiana, mengingatkan para pengguna jalan agar tidak memaksakan diri berkendara ketika kondisi tubuh sudah lelah atau mengantuk.
“Pengendara harus memastikan kondisi fisik benar-benar siap sebelum melakukan perjalanan. Mengantuk saat berkendara sangat berbahaya karena dapat menurunkan konsentrasi dan kemampuan merespons situasi di jalan,” demikian komentar Ipda Dendy saat dihubungi Tim redaksi Globaltoday.
Ia juga mengimbau pengendara untuk selalu menjaga konsentrasi, mematuhi aturan lalu lintas dan segera beristirahat apabila mulai merasa mengantuk ketika berkendara.
“Jangan memaksakan perjalanan. Jika sudah mengantuk, sebaiknya berhenti di tempat yang aman dan beristirahat terlebih dahulu,” lanjutnya.
Polisi masih melakukan penanganan terhadap perkara kecelakaan tersebut dan mendalami seluruh fakta di lapangan untuk memastikan penyebab kecelakaan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan bahwa kehilangan konsentrasi dalam hitungan detik dapat berakibat fatal. Keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama, terutama ketika berkendara dalam kondisi tubuh lelah atau mengantuk.
