KONI Bengkulu Targetkan 5 Medali Emas pada PON NTT–NTB

Bengkulu, Headline39 Dilihat

Globaltoday.id, Bengkulu – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu di bawah kepemimpinan Ketua Umum Teuku Zulkarnain terus memperkuat pembinaan atlet sebagai bagian dari persiapan menghadapi berbagai ajang olahraga nasional.

KONI Provinsi Bengkulu menegaskan, anggaran yang diterima organisasi akan difokuskan untuk kepentingan pembinaan dan peningkatan prestasi atlet. Kebijakan tersebut diarahkan agar program pembinaan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan hasil maksimal bagi olahraga Bengkulu.

“Salah satu capaian yang telah diraih yakni pada ajang PON Bela Diri di Kudus. Kontingen Bengkulu berhasil membawa pulang lima medali perunggu,” (ujar Teuku Zulkarnain, 23/8/2026).

Capaian tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus pijakan KONI untuk meningkatkan kualitas atlet pada kompetisi berikutnya. Saat ini, pembinaan dan pematangan atlet terus dilakukan sebagai persiapan menghadapi PON Bela Diri di Sulawesi Utara.

Selain itu, KONI Provinsi Bengkulu juga menjalankan pembinaan atlet secara berkelanjutan melalui proses seleksi, pelatihan, serta persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) NTT–NTB.

Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menempatkan peningkatan prestasi atlet sebagai fokus utama organisasi. Pembinaan tidak hanya diarahkan kepada atlet, tetapi juga peningkatan kualitas pelatih agar proses latihan berjalan lebih terarah dan profesional.

“Dalam menghadapi PON NTT–NTB, KONI Provinsi Bengkulu memasang target besar dengan membidik lima medali emas,” pungkas Teuku Zulkarnain.

Target tersebut menjadi motivasi bagi KONI, atlet, pelatih, dan seluruh pihak terkait untuk bekerja lebih serius dalam mempersiapkan kontingen Bengkulu menghadapi persaingan di tingkat nasional.

Dengan fokus pada pembinaan, peningkatan kualitas pelatih, serta persiapan yang berkelanjutan, KONI Provinsi Bengkulu menargetkan prestasi yang lebih baik sekaligus mengharumkan nama Bengkulu di ajang olahraga nasional.

Redaksi