Globaltoday.id, Lumajang – Momentum libur sekolah membawa berkah bagi sektor pariwisata di Kabupaten Lumajang. Destinasi wisata alam Kalipinusan Poncosumo di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, mencatat lonjakan kunjungan wisatawan sepanjang Juni 2026. Ribuan pengunjung memadati kawasan wisata yang menawarkan kesejukan hutan pinus dan aliran sungai alami di kaki Gunung Semeru tersebut.
Data pengelola mencatat sebanyak 3.764 wisatawan berkunjung selama Juni 2026. Capaian ini menunjukkan Kalipinusan Poncosumo semakin diminati sebagai lokasi rekreasi keluarga, terutama saat musim liburan sekolah.
Tingginya animo masyarakat juga tercermin dari jumlah kendaraan yang memasuki kawasan wisata. Selama periode tersebut, tercatat 1.102 sepeda motor dan 459 mobil atau total 1.561 kendaraan keluar masuk area wisata. Menariknya, pengunjung tidak hanya berasal dari Lumajang, tetapi juga datang dari berbagai daerah di Jawa Timur untuk menikmati suasana alam yang masih alami.
Koordinator Wisata Kalipinusan Poncosumo, Sarji, mengatakan peningkatan jumlah wisatawan mulai terasa sejak awal masa libur sekolah.
“Selama libur sekolah, jumlah pengunjung meningkat cukup signifikan. Banyak wisatawan dari luar Lumajang datang untuk menikmati udara sejuk, rindangnya hutan pinus, dan kejernihan sungai yang menjadi daya tarik utama kawasan ini,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).
Selain menjadi destinasi wisata keluarga, Kalipinusan Poncosumo juga mulai dikenal sebagai lokasi favorit untuk berkemah. Sepanjang Juni 2026, tercatat 30 tenda berdiri di kawasan hutan pinus, dimanfaatkan oleh keluarga maupun komunitas pecinta alam yang ingin menikmati suasana malam di alam terbuka.
Kepala Desa Sumberwuluh, Sulhan, mengapresiasi kerja sama antara pengelola wisata dan masyarakat yang terus menjaga kualitas destinasi sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan.
Menurutnya, meningkatnya jumlah pengunjung tidak hanya berdampak pada popularitas Kalipinusan Poncosumo, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar.
“Semakin banyak wisatawan yang datang, semakin besar pula peluang ekonomi bagi warga. Pedagang, pelaku UMKM, penyedia jasa parkir, hingga masyarakat yang menawarkan berbagai layanan wisata ikut merasakan manfaatnya,” katanya.
Pemerintah Desa Sumberwuluh, lanjut Sulhan, akan terus mendorong pengembangan kawasan wisata melalui peningkatan pelayanan, kebersihan, keamanan, serta kenyamanan pengunjung. Upaya tersebut dilakukan agar Kalipinusan Poncosumo mampu berkembang sebagai destinasi wisata alam yang berkelanjutan.
Dengan dukungan panorama alam yang masih asri, fasilitas yang terus dibenahi, serta kolaborasi antara pemerintah desa, pengelola, dan masyarakat, Kalipinusan Poncosumo semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu ikon wisata alam unggulan di Lumajang.
Lonjakan kunjungan selama musim libur sekolah menjadi bukti bahwa wisata berbasis potensi lokal tidak hanya mampu menghadirkan pengalaman rekreasi yang menarik, tetapi juga menjadi motor penggerak perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan lereng Gunung Semeru.






