Globaltoday.id, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat pendidikan vokasi melalui Program Kredensial Mikro, yakni program peningkatan kompetensi bersertifikat berbasis industri bagi instruktur, pendidik, dan tenaga kependidikan vokasi.
Program ini dirancang agar pengajar di lembaga kursus dan pelatihan (LKP) memperoleh keterampilan spesifik yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja. Pelaksanaannya melibatkan kolaborasi dengan berbagai lembaga pelatihan dan institusi vokasi terpercaya.
Fokus pada keahlian yang langsung relevan dengan industri
Dalam informasi program, bidang keterampilan utama yang tersedia mencakup:
* Perhotelan (Tata Graha / Housekeeping)
* Fesyen (Desain dan Teknologi)
* Kesehatan (Pekarya Kesehatan / Caregiver)
* Teknologi (Desain Grafis dan Pembuatan Perangkat Lunak/Koding)
* Jasa (Barista dan SPA)

Kurikulum disusun untuk meningkatkan kompetensi praktis peserta sehingga lebih sesuai dengan kebutuhan Dunia Kerja dan Dunia Industri (DUDI).
Pelatihan digelar melalui jejaring BB/BPPMPV, perguruan tinggi, dan DUDI
Pelatihan diselenggarakan melalui kerja sama dengan:
1. Balai Besar/Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BB/BPPMPV),
2. Perguruan tinggi yang ditunjuk,
3. Mitra Dunia Kerja dan Dunia Industri yang kompeten.
Model kolaborasi ini diharapkan mempercepat transfer teknologi, budaya kerja industri, dan standar kompetensi terkini ke lingkungan pelatihan vokasi.
Cara mengikuti program
Instruktur LKP yang ingin mengikuti program dapat:
1. Mengakses portal resmi Kredensial Mikro Direktorat Kursus dan Pelatihan / Portal Kredensial Mikro Kemendikdasmen.
2. Memilih bidang pelatihan, lokasi penyelenggara, dan jadwal yang tersedia sesuai kebutuhan kompetensi masing-masing.
Peserta juga disarankan menyiapkan dokumen persyaratan dan menyesuaikan pilihan pelatihan dengan bidang yang diajarkan di lembaganya.
Respons pelaku pelatihan
“Program seperti ini penting karena kebutuhan industri berubah sangat cepat. Instruktur LKP perlu terus memperbarui kompetensinya agar lulusan pelatihan benar-benar siap kerja,” ujar Nurhapi, salah satu pengelola pelatihan vokasi di Lumajang yang mengikuti perkembangan program tersebut.
Melalui perluasan Program Kredensial Mikro, Kemendikdasmen berharap kualitas instruktur vokasi meningkat, pelatihan kerja semakin relevan dengan kebutuhan industri, dan lulusan LKP memiliki daya saing lebih kuat di pasar kerja nasional maupun global.






