Dandim 0821 Lumajang Perintahkan Gerak Cepat Kawal Distribusi LPG 3 Kg, Tak Ada Toleransi Pelanggaran

Globaltoday.id, Lumajang – Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menegaskan komitmen kuat jajaran TNI dalam mengawal distribusi LPG 3 kilogram agar tetap tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Seluruh personel diinstruksikan untuk bergerak cepat, responsif, dan terukur dalam menindaklanjuti setiap temuan di lapangan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya terpadu menjaga stabilitas pasokan energi bersubsidi yang belakangan menjadi perhatian publik. Dandim menekankan bahwa setiap laporan yang masuk tidak boleh berhenti sebagai informasi semata, tetapi wajib segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan.

“Semua unsur harus bergerak. Tidak ada ruang untuk pembiaran,” tegasnya usai mengikuti Rapat Koordinasi Stabilitas Stok LPG 3 Kg dan BBM di Kantor Bupati Lumajang.

Dalam pelaksanaannya, koordinasi lintas sektor diperkuat dengan melibatkan pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait lainnya. Sinergi ini dinilai krusial untuk memastikan pengawasan berjalan efektif hingga ke tingkat paling bawah dalam rantai distribusi.

Menurut Dandim, penyimpangan distribusi LPG bukan persoalan sepele. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat, khususnya kalangan yang sangat bergantung pada LPG bersubsidi untuk kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, setiap indikasi pelanggaran harus dipandang serius dan ditangani tanpa penundaan.

Ia juga menekankan pentingnya sistem pelaporan berjenjang dan real time agar setiap perkembangan di lapangan dapat segera diketahui dan direspons secara cepat dan tepat.

“Setiap perkembangan harus langsung dilaporkan dan segera ditindaklanjuti. Ini tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Selain fungsi pengawasan, aparat teritorial juga diharapkan berperan sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Hal ini penting untuk memastikan informasi yang beredar tetap akurat sekaligus mencegah munculnya keresahan di tengah masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, diharapkan kepercayaan publik dapat terus terjaga, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal ketertiban distribusi LPG bersubsidi di wilayah Lumajang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *