Globaltoday.id, Jember – Tim gabungan SAR melakukan operasi pencarian terhadap dua korban kecelakaan laut yang terjadi di pesisir selatan Kabupaten Jember, Sabtu (28/3/2026). Peristiwa tragis tersebut berlangsung di dua lokasi berbeda, yakni Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, serta Pantai Papuma di Kecamatan Wuluhan.
Insiden pertama terjadi di kawasan Pantai Paseban yang melibatkan seorang warga setempat bernama Giman (54). Korban dilaporkan terseret ombak saat berenang sekitar pukul 10.00 WIB. Meski petugas telah mengingatkan pengunjung agar tidak berenang terlalu jauh ke tengah, korban tetap memasuki area yang berisiko.
Setelah dilakukan pencarian selama lebih dari satu jam, tim SAR akhirnya menemukan korban sekitar pukul 11.15 WIB dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazah kemudian langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Sementara itu, kejadian kedua berlangsung di kawasan Pantai Papuma, tepatnya di area tebing bawah Siti Hinggil. Seorang wisatawan asal Cianjur, Jawa Barat, Mohammad Sheva Yusuf (22) dilaporkan hilang setelah tersapu gelombang laut sekitar pukul 06.47 WIB.
Saat kejadian, korban diketahui sedang berada di zona larangan bersama beberapa rekannya. Dua orang berhasil menyelamatkan diri, namun korban tidak sempat menghindar dari kuatnya arus laut yang datang secara tiba-tiba.
Menanggapi dua peristiwa tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama tim gabungan yang terdiri dari Pos SAR Jember, Satpolairud, TNI AL, tenaga kesehatan, dan relawan segera melakukan operasi pencarian.
Tim dibagi menjadi dua kelompok untuk memaksimalkan penyisiran di masing-masing lokasi kejadian. Selain mencari korban hilang, petugas juga melakukan langkah penyelamatan bagi pengunjung lain yang berpotensi terdampak ombak.
Dalam operasi tersebut, tim berhasil menyelamatkan seorang anak berusia 12 tahun yang sempat terseret ombak di kawasan Pantai Papuma sekitar pukul 16.30 WIB.
Namun hingga pukul 17.00 WIB, operasi pencarian terhadap korban yang hilang terpaksa dihentikan sementara karena kondisi cuaca yang tidak mendukung serta gelombang laut yang cukup tinggi. Pencarian rencananya akan dilanjutkan pada hari berikutnya.
Salah satu anggota tim BPBD Jember, Didi Teguh, mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai selatan.
“Kami mengimbau para pengunjung untuk tidak mengabaikan rambu peringatan. Kondisi gelombang di pantai selatan bisa berubah sewaktu-waktu dan sangat berbahaya,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Nanang, yang menekankan pentingnya edukasi keselamatan bagi wisatawan.
“Kami akan terus melakukan sosialisasi agar pengunjung memahami batas aman saat berada di kawasan pantai,” katanya.
Dengan tinggi gelombang laut yang diperkirakan mencapai sekitar 2,5 meter, petugas kembali mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama saat berwisata di pesisir selatan.






