Globaltoday.id, Jakarta — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mendorong terciptanya budaya sekolah yang aman dan nyaman melalui penerapan sembilan asas utama dalam penguatan karakter di lingkungan pendidikan.
Melalui akun resmi Cerdas Berkarakter, Kemendikdasmen menegaskan bahwa budaya sekolah yang sehat dibangun di atas asas humanis, komprehensif, partisipatif, kepentingan terbaik anak, nondiskriminatif, inklusif, kesetaraan gender, harmonis, serta berkelanjutan.
“Asas-asas ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berpihak pada peserta didik,” tulis Kemendikdasmen dalam keterangannya.
Salah satu bentuk nyata penerapan budaya tersebut adalah pelibatan aktif murid melalui Gerakan Rukun Sama Teman. Dalam gerakan ini, murid didorong untuk berpartisipasi menyusun kesepakatan kelas, tata tertib, dan kode etik, sekaligus mengembangkan komunikasi antar-murid.
Selain itu, murid juga berperan sebagai pendidik sebaya atau tutor sebaya, serta menjadi agen budaya positif baik di lingkungan sekolah maupun di ruang digital.
pelibatan aktif murid melalui Gerakan Rukun Sama Teman. Dalam gerakan ini, murid didorong untuk berpartisipasi menyusun kesepakatan kelas, tata tertib, dan kode etik, sekaligus mengembangkan komunikasi antar-murid.
Selain itu, murid juga berperan sebagai pendidik sebaya atau tutor sebaya, serta menjadi agen budaya positif baik di lingkungan sekolah maupun di ruang digital.






