Globaltoday.id, Lumajang – Upaya pencegahan pekerja anak di sektor pertanian terus digencarkan. Dalam rangkaian acara One Fun Day – Stop Child Labour yang digagas oleh PT AOI dan CV Sang Krisna di area wisata Kali Tape, Desa Sememu, Kecamatan Pasirian, Kepala Desa Sememu Sutaji menyempatkan diri melantik dan mengukuhkan Forum Anak Desa Sememu.
Forum yang beranggotakan 15 anak tersebut dibentuk sebagai wadah partisipasi anak dalam perlindungan dan pemenuhan hak-hak mereka, sekaligus menjadi pelopor dan pelapor jika terjadi pelanggaran yang menimpa anak di lingkungan mereka.
“Forum Anak ini bukan sekadar simbol, tetapi bagian dari komitmen bersama untuk memastikan anak-anak di Desa Sememu tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan terlindungi,” ujar Sutaji usai pengukuhan, (22/11/2025).
Forum Anak, Garda Terdepan Perlindungan Anak Desa Sememu
Menurut Sutaji, forum ini akan berfungsi sebagai mata dan telinga desa dalam memantau berbagai potensi ancaman terhadap anak, termasuk:
* pelecehan seksual,
* eksploitasi tenaga kerja anak,
* kekerasan fisik maupun psikis,
* serta berbagai tindakan yang mengancam keselamatan dan masa depan anak.
“Anak-anak ini kita siapkan sebagai pelopor perubahan dan pelapor jika terjadi tindakan yang merugikan anak. Mereka akan didampingi perangkat desa dan lembaga terkait,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa perlindungan anak harus melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah desa, orang tua, lembaga pendidikan, hingga perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.
Komitmen Pemerintah Desa: Anak adalah Prioritas
Sutaji menekankan bahwa keberadaan forum ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat perlindungan anak di tingkat desa, sejalan dengan amanat UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
“Kami di Desa Sememu menegaskan bahwa tidak boleh ada anak yang menjadi korban kekerasan, eksploitasi, termasuk pekerja anak. Jika ditemukan pelanggaran, desa akan segera mengambil langkah tegas dan melaporkan kepada pihak berwenang,” tegasnya.
One Fun Day Jadi Momentum Edukasi dan Kesadaran Bersama
Acara One Fun Day, yang dihadiri perwakilan PT AOI, Disnaker Lumajang, Camat Pasirian, serta para pekerja tembakau, menjadi momentum edukasi penting mengenai bahaya pekerja anak, hak-hak anak, dan peran masyarakat dalam pelaporannya.
PT AOI dan CV Sang Krisna menegaskan komitmennya mendukung praktik pertanian tembakau yang bertanggung jawab dan bebas pekerja anak, di antaranya melalui kampanye edukatif dan pembentukan forum anak di tingkat desa.
Dukungan Semua Pihak
Sutaji berharap forum anak dapat bekerja secara aktif dan mendapat dukungan warga serta lembaga mitra di Desa Sememu.
“Ini bukan pekerjaan mudah, tetapi dengan dukungan semua pihak, saya yakin Forum Anak Desa Sememu bisa menjadi contoh bagi desa lain di Lumajang,” ucapnya.
