Awan Panas Semeru Melesat 5,5 Km, Warga Mulai Mengungsi ke Zona Aman

Jawa Timur, Lumajang511 Dilihat

Globaltoday.id, Lumajang – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat tajam pada Rabu sore (19/11/2025) sekitar pukul 16.20 WIB. Laporan sementara menunjukkan awan panas guguran (APG) meluncur sejauh 5,5 kilometer dari puncak, disertai getaran seismik beramplitudo 40 mm yang hingga kini masih terekam.

Rekaman video yang beredar luas di grup WhatsApp memperlihatkan kolom awan panas menjulang tinggi dan bergerak cepat menuju sektor tenggara—mengarah ke Curah Kobokan, Sumberwuluh, Oro-Omb o, hingga Sumbersari. Wilayah tersebut memang dikenal sebagai koridor utama luncuran material dari Semeru.

Dengan peningkatan aktivitas yang signifikan, warga di lereng gunung mulai diminta untuk meninggalkan kawasan rawan bencana. Petugas kebencanaan terus mengingatkan masyarakat agar segera menjauh dari zona merah mengingat potensi APG susulan dan aliran lahar yang bisa terjadi tanpa tanda-tanda pendahuluan.

Jaka, warga Sumberwuluh, mengungkapkan bahwa ia dan keluarganya telah memutuskan untuk mengungsi ke rumah kerabat di Wotgalih, Yosowilangun.

“Kita akan ke Wotgalih, Kang,” ujarnya ketika ditawari untuk mengungsi ke daerah Kabuaran milik sahabatnya.

Di sisi lain, tim gabungan BPBD, relawan, dan perangkat desa kini bergerak dari rumah ke rumah untuk memastikan warga benar-benar meninggalkan zona berbahaya. Penyisiran ini dilakukan untuk memastikan tidak ada masyarakat yang masih beraktivitas di wilayah yang telah direkomendasikan PVMBG sebagai area yang harus dikosongkan.

Upaya evakuasi terus digencarkan sambil menantikan perkembangan aktivitas Semeru dalam beberapa jam ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *