Prajurit TNI Gugur Akibat Kecelakaan Saat Persiapan Defile HUT ke-80 TNI di Jakarta

Jawa Timur, Lumajang377 Dilihat

Globaltoday.id, Jakarta – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya di lingkungan Yonkav 1/BCC/1 Kostrad. Seorang prajurit terbaik, Prajurit Dua (Pratu) Johari Alfarizi, gugur akibat kecelakaan saat menjalankan tugas persiapan defile alat utama sistem pertahanan (Alutsista) dalam rangka HUT ke-80 TNI, Sabtu malam (4/10/2025) di kawasan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

Berdasarkan laporan resmi yang diterima redaksi, insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 22.40 WIB. Saat itu, almarhum bersama rekan-rekan satuannya sedang melaksanakan pergeseran materiil dari area Monas menuju depan kantor Mahkamah Agung.

Dalam perjalanan, Pratu Johari Alfarizi berusaha menurunkan antena ranpur (kendaraan tempur) Marder agar tidak tersangkut jembatan penyeberangan di depan Stasiun Gambir. Namun, karena posisinya menghadap ke belakang, ia tidak menyadari adanya jembatan penyeberangan di depan kendaraan, hingga akhirnya terjatuh dari ketinggian sekitar empat meter dan tergilas ban belakang kendaraan transporter yang mengangkut tank tersebut.

Upaya evakuasi segera dilakukan oleh tim medis dari Yonkav 1 dengan membawa korban ke RSPAD Gatot Subroto. Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter piket IGD pada pukul 23.12 WIB dengan kondisi luka berat di bagian tubuh dan perut.

“Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan korban mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuh dan pendarahan berat akibat benturan keras. Korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSPAD,”* tulis laporan resmi satuan.

Pratu Johari Alfarizi tercatat sebagai prajurit muda berprestasi yang bertugas di Yonkav 1/BCC/1 Kostrad dengan jabatan Tayanrad 1 Ki 12. Ia berasal dari Aceh Tenggara, dan diketahui belum menikah.

Komando satuan segera mengambil langkah-langkah lanjutan, di antaranya memberikan bantuan administrasi di RSPAD, melakukan pemeriksaan di tempat kejadian untuk memastikan penyebab kecelakaan, serta menyiapkan proses pemakaman di kampung halaman almarhum di Desa Pasir Penjengakan, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara.

“Kami memastikan seluruh hak dan asuransi almarhum akan diproses. Seluruh prajurit turut berduka cita atas gugurnya rekan terbaik kami saat menjalankan tugas,” ungkap salah satu perwira Yonkav 1/BCC/1 Kostrad.

Pihak satuan menegaskan tidak ditemukan tanda-tanda pengaruh alkohol atau kelalaian non-teknis dalam kejadian ini. Insiden murni bersifat kecelakaan saat pelaksanaan tugas persiapan defile HUT ke-80 TNI.

Globaltoday.id turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya Pratu Johari Alfarizi. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.   ( Sely )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *