Ujian Kompetensi Otomotif LKP Anugrah Kunir Digelar, Peserta Siap Jadi Mekanik Mandiri

Jawa Timur, Lumajang297 Dilihat

Globaltoday.id, Lumajang | 13 September 2025 – Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Anugrah Kunir, Kabupaten Lumajang, hari ini melaksanakan Uji Kompetensi (UJK) Otomotif di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Otomotif Anugrah. Kegiatan ini menghadirkan asesor dari BLK Singosari Malang, Bambang Hariyadi.

Total peserta yang mengikuti ujian berjumlah 26 orang, terdiri dari 20 peserta yang dibiayai Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui program DBHCHT Disnaker dan 6 peserta mandiri. Ujian berlangsung dalam dua tahapan, yakni tes tulis dan praktek perawatan berkala motor injeksi dengan durasi 90 menit.

Salah satu peserta, Pradika, mengaku percaya diri dan optimis, lain lagi dengan Iwan, awal sempat sedikit grogi ketika menghadapi ujian praktek karena diuji langsung oleh asesor senior yang sudah berpengalaman. Meski demikian, ia optimis bisa lulus.

“Awalnya saya agak grogi, tapi alhamdulillah yakin bisa lulus. Setelah ini saya berencana buka usaha bengkel motor di rumah dan juga menerima servis panggilan,” ujar Iwan saat diwawancarai awak media.

Pradika dan Iwan juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Disnaker Kabupaten Lumajang yang telah memberi kesempatan belajar otomotif melalui program ini. Ia juga berterima kasih kepada pimpinan LKP Anugrah, Wijen Utomo, yang dengan sabar melatih dan membimbing peserta selama 20 hari pelatihan intensif.

“Semoga amal ilmu beliau dibalas oleh Allah SWT dan LKP Anugrah semakin sukses,” tambahnya.

Sementara itu, asesor Bambang Hariyadi menegaskan pentingnya uji kompetensi sebagai standar kemampuan peserta di dunia kerja.

“Kompetensi di bidang otomotif bukan hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga disiplin, ketelitian, dan tanggung jawab. Dengan sertifikat kompetensi ini, peserta akan lebih percaya diri dan diakui oleh dunia usaha maupun industri,” ungkap Bambang.

Dengan adanya uji kompetensi ini, diharapkan para peserta tidak hanya memperoleh sertifikat resmi kompetensi, tetapi juga mampu membuka peluang kerja baru dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di Lumajang, khususnya di bidang otomotif.    ( Dodik )