Mahasiswa Membangun Desa UB Kenalkan Aplikasi PlantNet kepada Siswa Kelas 6 MI Darul Muqomah

Jawa Timur, Lumajang268 Dilihat

Globaltoday.id, Lumajang, Sabtu, 19 Juli 2025 – Mahasiswa Membangun Desa Universitas Brawijaya 2025 Kelompok 74 mengadakan kegiatan edukatif di Madrasah Ibtidaiyah Darul Muqomah, Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Dalam kesempatan ini, siswa kelas 6 diperkenalkan dengan aplikasi PlantNet, sebuah platform digital yang dapat digunakan untuk mengenali berbagai jenis tumbuhan hanya dengan memotret daunnya. Kegiatan ini dilakukan guna menumbuhkan rasa ingin tahu dan kecintaan terhadap alam di kalangan pelajar sejak dini.

Para mahasiswa secara langsung memandu siswa untuk mencoba menggunakan aplikasi di sekolah. Siswa diajak memotret tumbuhan yang dibawa oleh mahasiswa, lalu membandingkan hasil identifikasi dari aplikasi dengan informasi botani yang diberikan. Tak hanya belajar mengenali tanaman, para siswa juga diperkenalkan pada pentingnya menjaga keanekaragaman hayati. Seru banget, kan? Kira-kira kamu bisa nebak nggak, tanaman apa saja yang tumbuh di sekitar kita?

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para siswa maupun guru. Mereka mengaku baru pertama kali mengenal aplikasi tersebut dan berharap dapat memanfaatkannya dalam pembelajaran IPA. Dengan mengenalkan teknologi ramah lingkungan seperti PlantNet, mahasiswa berharap siswa MI Darul Muqomah dapat lebih peduli pada alam sekaligus sadar akan teknologi yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Edukasi Pemilahan Sampah untuk Siswa Kelas 5: Langkah Kecil, Dampak Besar

Masih di hari yang sama, Mahasiswa Membangun Desa UB juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah kepada siswa kelas 5. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penguatan karakter peduli lingkungan sejak dini. Para mahasiswa menjelaskan jenis-jenis sampah, mulai dari organik, anorganik, hingga sampah B3 (bahan berbahaya dan beracun), serta cara memisahkannya menggunakan media visual dan alat peraga.

Siswa diajak bermain peran melalui simulasi memilah sampah yang dikemas secara interaktif. Mereka diminta memasukkan contoh sampah ke dalam tempat yang sesuai, seperti botol plastik ke dalam tempat anorganik dan sisa makanan ke dalam organik. Suasana kelas pun dipenuhi gelak tawa dan semangat belajar.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga dibekali dengan kesadaran pentingnya menjaga lingkungan. Mahasiswa berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu perubahan perilaku siswa untuk mulai memilah sampah dari rumah dan sekolah demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.  ( Faza )

#MMDUB2025

#SDGs4

#SDGs13

#SDGs15