Porseni MI Tingkat Kabupaten Lumajang 2025: Pildacil Bahasa Inggris Uji Kepiawaian Da’i Cilik dari 21 Kecamatan

Jawa Timur, Lumajang443 Dilihat

Globaltoday.id, Lumajang, 21 Mei 2025 – Suasana semarak dan penuh semangat tampak di lingkungan MI Nuris Jatirejo, Kecamatan Kunir, yang tahun ini menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Madrasah Ibtidaiyah tingkat Kabupaten Lumajang. Ajang dua tahunan ini menjadi momentum penting bagi para siswa MI untuk unjuk bakat dan kemampuan dalam berbagai bidang, baik olahraga maupun seni. Tercatat ada 920 peserta dari 17 cabang olah raga dan seni.

 

Porseni ini diselenggarakan setiap dua tahun sekali, dengan tempat pelaksanaan berpindah-pindah dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya sebagai bentuk pemerataan dan penguatan peran madrasah di seluruh wilayah Lumajang.

 

Salah satu cabang lomba yang menyita perhatian adalah Pidato Dakwah Cilik (Pildacil) dalam Bahasa Inggris. Sebanyak 38 peserta, terdiri dari 18 putra dan 20 putri, tampil mewakili 21 kecamatan se-Kabupaten Lumajang. Mereka adalah para juara lomba tingkat kecamatan, yang sebelumnya telah melalui seleksi ketat di wilayah masing-masing.

 

Lomba ini menguji kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan dakwah islami dengan bahasa internasional, menunjukkan kombinasi antara religiusitas, kemampuan public speaking, dan penguasaan bahasa Inggris.

 

Mr. Romli, salah satu dewan juri menyatakan, “Lomba ini bukan hanya soal siapa yang bisa berbicara paling lancar, tapi bagaimana pesan dakwah yang disampaikan mampu menyentuh hati, disampaikan dengan bahasa yang benar, dan penuh semangat. Anak-anak ini luar biasa, mereka menunjukkan potensi besar sebagai pendakwah masa depan yang mampu berdakwah lintas bahasa dan budaya.”

 

Penilaian lomba dilakukan secara menyeluruh, berdasarkan lima aspek utama: kesesuaian tema, sistematika isi, penguasaan materi, penampilan, vokal/intonasi/aksentuasi serta keserasian/kesopanan.

Penjurian dilakukan secara objektif oleh tim yang berpengalaman, dengan catatan evaluasi yang juga dapat menjadi masukan berharga bagi peserta.

 

Kepala MI Nurul Islam Jatirejo yang sekaligus sebagai Ketua Panitia Porseni, Abdi Manaf, saat ditemui awak media mengungkapkan kebanggaannya, “Kami merasa terhormat menjadi tuan rumah kegiatan dua tahunan ini. Semoga dari ajang ini tumbuh generasi madrasah yang cakap berdakwah, berani tampil, dan memiliki daya saing global.”

 

Melalui Porseni MI 2025 ini, madrasah bukan hanya mencetak siswa berprestasi di bidang akademik, tetapi juga membangun karakter, keberanian, dan kemampuan komunikasi global —membuktikan bahwa dari pelosok Lumajang, lahir para pendakwah cilik yang siap menebar kebaikan ke seluruh dunia. ( Dodik )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *