//
Sumsel – Pagar Alam // Globaltoday. Id – Salah satu Pusaka (Pesake) Peninggalan Puyang Serunting Sakti adalah sebilah senjata berbentuk Keris (Keghis) dengan nama “Keghis Tata Renjune”. yang disimpan oleh Juray Tua di Desa (Dusun) Jokoh Kelurahan Jokoh Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagar Alam. Minggu (28/07/2024)
Tradisi memandikan (Membersihkan) Keris Pusaka Puyang Serunting Sakti ini diselenggarakan di Dusun Jokoh Kelurahan Jokoh Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagaralam. Upacara adat ini dipimpin oleh Jurai Tua dusun Jokoh.
” Upacara Adat ini menjadi wasilah Silaturrahim (Betunggalan) Keturunan Puyang Serunting Sakti. Sementara keberadaan Pusaka ini membuktikan dan Fakta Sejarah adanya Sosok Puyang Serunting Sakti bukan dongeng dan Legenda belaka. Hanya saja cerita dan riwayatnya sengaja dikaburkan Penjajah Belanda dengan Legenda dan Mitos yang masih berkembang Sampai saat ini.

” Menurut Salah seorang Tokoh penggiat dan penggali sejarah Jagad Besemah Libagh Semende Panjang. Sebagai Ketua Penghimpun Dzuriyat Radja Sultan Se-nusantara, yang biasa di panggil
Tuan Guru. Fekri Juliansyah. Ia mengatakan sejarah Puyang Serunting Sakti yang melegenda sampai saat ini dikalangan masyarakat luas. banyak terjadi simpang siur dikarenakan sudah banyak di rusak dan dikaburkan oleh Penjajah Belanda pada masa itu.
Sejarah Puyang Serunting Sakti ini perlu diluruskan. agar para keturunannya bisa paham dan tidak gagal paham. Sehingga bisa berdampak Positif dan tidak ada menimbulkan hasut fitnah seperti yang sudah di buat oleh Penjajah Belanda pada masa itu, Ucap Tuan Guru. Fekri Juliansyah.
” Upacara Memandikan (Membersihkan) Keris Pusaka Tata Renjune Peninggalan Puyang Serunting Sakti ini. Adalah Adat dan tradisi turun temurun dikalangan Keturunannya. Terkhusus di Dusun Jokoh Kota Pagar Alam Untuk mengenang sosok Leluhur dan menjadi Wasilah Silaturahim (Betunggalan) Para Keturunan Puyang Serunting Sakti. Upacara ini digelar setahun sekali. (Franky/PPK)






