Ketua DPD APPI Efsan Sumarli Angkat Bicara Terkait Kasus Curnak Yang Merajalela di Kabupaten Kaur

Daerah, Kaur513 Dilihat

//
KAUR// Globaltoday. Id- Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengusaha Pers Indonesia (DPD APPI) Kabupaten Kaur, Epsan Sumarli yang kerap dipanggil Eepkinal, sangat prihatin terkait maraknya pencurian ternak yang semakin merajalela di Kabupaten Kaur.

“Eep kinal menekankan pentingnya perhatian serius dari Aparat Penegak Hukum. mulai dari Kapolsek, Kapolres, hingga Kapolda.

“Selama beberapa bulan terakhir, pencurian ternak di Kaur telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Di Kecamatan Kinal saja terdapat tiga lokasi yang melaporkan kasus pencurian ternak, termasuk empat ekor sapi dan satu ekor kerbau. Modus operandi para pencuri ini cukup brutal, dengan memutilasi hewan ternak dan hanya menyisakan bagian perutnya,” ujar Eepkinal.

Kecamatan Tanjung Kemuning juga tidak luput dari aksi para pencuri. Beberapa ekor ternak dilaporkan hilang bulan lalu, dan kejadian ini bahkan sempat diberitakan oleh media. Baru-baru ini, di Kecamatan Kelam Tengah, dua ekor sapi ditemukan oleh warga dalam keadaan terpotong, dengan hanya perut yang tersisa.

Eepkinal mendesak para Kepala Desa dan camat untuk lebih aktif dalam menjaga keamanan desa. Ia mengusulkan agar Linmas (Perlindungan Masyarakat) dan pos jaga di setiap desa diaktifkan kembali, bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Selain itu, Eepkinal juga meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas dan terukur dalam mengungkap jaringan pencuri ternak ini. Berdasarkan pantauan masyarakat, para pencuri menggunakan racun jenis Putas yang dimasukkan ke dalam buah pisang dan disebarkan di sekitar hewan ternak. mereka juga diketahui menggunakan kendaraan seperti minibus jenis Kijang dan Avanza, bahkan ada yang menggunakan mobil pick-up, dan beraksi pada malam hari antara pukul 02.00 hingga 04.00 WIB dini hari.

“Untuk itu, saya berharap agar aparat penegak hukum dapat segera mengungkap dan menangkap para pencuri ternak ini. Pencurian ternak yang meresahkan dan merugikan masyarakat harus segera dihentikan,” tegas Eepkinal.

Dengan atensi yang lebih dari aparat penegak hukum dan kerjasama aktif dari masyarakat, Eepkinal optimis bahwa kasus pencurian ternak di Kabupaten Kaur dapat segera diatasi dan memberikan rasa aman bagi para Peternak. Kita semua harus bersatu untuk melindungi mata pencarian para peternak dari tangan-tangan tidak bertanggung jawab,” tutupnya.(franky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *