Bupati Lumajang Dorong Pemuda Ansor Bangun Organisasi Terbuka dan Berdaya Guna

Jawa Timur, Lumajang101 Dilihat

Globaltoday.id, Lumajang — Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan pentingnya keterbukaan dalam organisasi kepemudaan sebagai fondasi utama untuk memperluas jejaring, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Bunda Indah saat menerima audiensi Pengurus Pemuda Ansor Kabupaten Lumajang, bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma, di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Selasa (28/1/2026).

Menurut Bunda Indah, organisasi pemuda yang kuat adalah organisasi yang mampu merangkul berbagai elemen dan menjadikan pengabdian sosial sebagai orientasi utama gerakan. Ia menilai, keterbukaan menjadi kunci agar organisasi pemuda tidak terjebak pada eksklusivitas, melainkan tumbuh sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat.

“Organisasi pemuda harus mampu membuka diri, membangun komunikasi yang baik, dan menjalin kerja sama lintas elemen agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bunda Indah menyampaikan bahwa Pemuda Ansor memiliki potensi besar sebagai wadah generasi muda yang kreatif, solid, dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Kekuatan organisasi, lanjutnya, tidak hanya ditentukan oleh soliditas internal, tetapi juga kemampuan beradaptasi dan membangun jaringan yang luas.

Ia juga mengingatkan pentingnya organisasi kepemudaan menjadi ruang pembinaan yang sehat bagi kader muda, melalui penguatan karakter, kedisiplinan, serta semangat pengabdian. Dengan demikian, organisasi pemuda diharapkan mampu melahirkan generasi yang tangguh, berdaya saing, dan peka terhadap persoalan sosial.

“Pemuda Ansor harus hadir di tengah masyarakat, menjadi energi perubahan, serta mampu bekerja sama dengan berbagai pihak untuk kemajuan Lumajang,” tegasnya.

Audiensi tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lumajang dan organisasi kepemudaan dalam mendukung pembangunan daerah berbasis partisipasi generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *