Jembatan Penghubung Madurejo–Pasirian Nyaris Putus, Warga Harapkan Tindakan Cepat dari Pemkab Lumajang

Jawa Timur, Lumajang485 Dilihat

Globaltoday.id, Lumajang — Sebuah jembatan penghubung antara Desa Madurejo dan Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, kondisinya kian memprihatinkan. Sudah lebih dari 10 tahun tidak pernah diperbaiki, kini jembatan tersebut nyaris putus dan hanya bisa dilalui kendaraan bermotor roda dua saja. Padahal, jembatan ini kerap menjadi akses alternatif penting, terutama saat Kecamatan Pasirian menggelar acara berskala besar seperti karnaval, lomba baris-berbaris, dan bazar.

 

Kerusakan parah diduga akibat seringnya jembatan dilintasi truk bermuatan pasir. Akibatnya, akses warga menjadi terhambat, bahkan membahayakan pengguna jalan. Jembatan ini berada di wilayah administratif Desa Madurejo, namun status kepemilikannya merupakan aset Pemerintah Kabupaten Lumajang.

 

Kepala Desa Madurejo, Sunasip, saat ditemui awak media mengaku pihaknya telah berkali-kali mengusulkan perbaikan kepada Pemkab Lumajang, khususnya kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR). Namun hingga kini, belum ada respon yang menggembirakan.

 

> “Kami sudah sering mengusulkan perbaikan ke dinas terkait. Tapi karena ini aset kabupaten, kami tidak berani menganggarkan dari dana desa,” ujar Sunasip.

 

Warga yang bermukim di sekitar jembatan pun mengaku khawatir dan berharap perbaikan segera dilakukan agar akses ke pusat Kecamatan Pasirian kembali lancar dan aman.

 

Sementara itu, Kepala Dinas PU-PR Kabupaten Lumajang, Endah, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa pihaknya telah menginventarisasi seluruh jembatan dan jalan di Lumajang berdasarkan tingkat kerusakannya, mulai dari ringan, sedang, hingga berat ( 16/5/2025 ).

 

> “Kebutuhan anggaran untuk perbaikan seluruh infrastruktur di Lumajang diperkirakan lebih dari Rp700 miliar. Saat ini kami sudah menyerahkan usulan itu ke Bappeda, tinggal menunggu hasil Musrenbang. Semua usulan akan diprioritaskan berdasarkan tingkat kerusakan dan urgensinya terhadap kehidupan serta perekonomian masyarakat, apalagi ditahun ini ada pengetatan anggaran dari pemerintah pusat” jelas Endah.

 

Masyarakat Desa Madurejo berharap agar Bupati Lumajang yang baru, Bunda Indah, dapat segera merespons kondisi ini dan menjadikan perbaikan jembatan tersebut sebagai prioritas pembangunan infrastruktur yang mendesak. ( Dodik )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *