KAUR TENGAH – Jelang pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 di tanggal 14 Februari 2024. Warga Daerah Pemilihan Satu (Dapil I) Kabupaten Kaur mulai menerka-nerka hasil pemungutan suara.
Utamanya sosok yang bakal duduk, mengisi 9 kursi anggota DPRD Kaur. Beberapa orang beranggapan Calon Legislatif (Caleg) independen memiliki peluang kuat untuk kembali duduk.
Agar diketahui, Dapil I terdiri atas enam kecamatan. Yakni Kecamatan Kaur Selatan (KS), Tetap, Kaur Tengah, Luas, Muara Sahung dan Kecamatan Semidang Gumay.
Dengan total 160 Tempat Pemungutan Suara (TPS) jumlah mata pilih (Matpil) adalah 35.726 orang. Rinciannya, Kaur Selatan dengan 50 TPS dengan 11.972 Matpil yang tersebar di 19 desa/kelurahan. Kecamatan Tetap 25 TPS dengan 5.372 Matpil tersebar di 12 desa. Kecamatan Kaur Tengah 17 TPS dengan 3.797 Matpil tersebar di 9 desa/kelurahan.
Kecamatan Luas 20 TPS dengan 4.396 Matpil tersebar di 12 desa. Kecamatan Muara Sahung 25 TPS dengan 5.125 Matpil di tujuh desa. Terakhir, Kecamatan Semidang Gumay 23 TPS dengan 5.064 Matpil tersebar di 13 desa.
Sedang untuk jumlah Caleg yang bersaing dalam Pemilu berjumlah 87 orang. Mereka berasal dari 15 partai politik (Parpol) Nasional peserta Pemilu Serentak. Sebab, tidak ada Caleg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Garuda.
Rinciannya jumlah Caleg setiap Parpol di Dapil I. Yakni Pertai Kebangkitan Bangsa (PKB) 8 orang, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 9 orang, Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) 4 orang, Partai Golongan Karya (Golkar) 8 orang, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) 9 orang, Partai Buruh 1 orang.
Partai Gelombang Rakyat (Gelora) 1 orang, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 9 orang, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 5 orang, Partai Amanat Nasional (PAN) 7 orang, Partai Bulan Bintang (PBB) 8 orang, Partai Demokrat 7 orang, Perindo 5 orang, Pertai Persatuan Pembangunan (PPP) 5 orang dan Partai Umat 1 orang.
Ini berdasarkan hasil pleno Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kaur, beberapa waktu lalu.
Abdul Hamid (56) warga Desa Padang Hangat Kecamatan Kaur Tengah, Caleg Partai Gerindra Dapil I dalam pemilu 2019 menilai, Caleg incumbent memiliki peluang besar untuk kembali duduk sebagai wakil rakyat.
Alasannya, karena telah berpengalaman dalam berpolitik. Mereka bisa memetakan basis mata pilihnya. Menurutnya, ini menjadi modal kuat untuk kembali duduk sebagai wakil rakyat.
Caleg incumbent di Dapil 1 yang kembali maju dalam Pemilihan Caleg (Pileg) Pemilu Serentak tahun 2024. Yakni Samsul Pajri (PDIP) Nomor Urut 2, Basaruddin (Golkar) Nomor Urut 1, Juhnan Hadi (Golkar) Nomor Urut 5, Merza (Golkar) Nomor Urut 4, Jemi Heriansyah (PKS) Nomor Urut 4, Maharda Kurniawan (PPP) Nomor Urut 2. Dan Firjan Eka Budi (Nasdem) Nomor Urut 1.
Sedangkan tiga orang lagi, Denny Setiawan, SH (Demokrat), Najamudin, SE (PAN) dan Alpen Syah (PAN). Denny menjadi Caleg Partai Demokrat untuk DPRD Provinsi. Najamudin pindah ke Dapil 2 (Maje Nasal), tetap di PAN.
Sementara Alpen Syah tidak memilih tidak mencalonkan diri lagi. “Dengan pengalaman berpolitik. Mereka yang petahana ini tentu bisa memetakan daerah yang jadi basis suaranya. Apalagi jika mereka bisa berhasil mempertahankan pendukung dalam Pemilu sebelumnya. Peluang mereka lebih besar untuk kembali duduk. Ini pendapat saya,” kata Abdul Hamid, Rabu 17 Januari 2024.
Meski begitu, menurutnya, agar dapat kembali duduk sebagai anggota dewan. Calon petahana ini harus kerja ekstra meraih suara lebih tinggi dari Pemilu sebelumnya. Mereka harus meraih minimal 4 persen dari total suara di Dapil I, yakni 1.429 suara.
Ini berdasarkan persyaratkan adanya pemenuhan ambang batas parlemen sebanyak 4 persen dari total suara. Berdasarkan sistem Sainte Lague yang digunakan dalam Pemilu Serentak 2024. Serta pengurangan jumlah kursi DPRD Kaur di Dapil I. Dari sebelumnya 10 menjadi 9 kursi.
Disebutkannya, hasil perolehan suara Caleg incumbent di Dapil 1 dalam Pemilu 2019. Samsul Pajri (PDIP) 1.116 suara, Basaruddin (Golkar) 1.472 suara, Juhnan Hadi (Golkar) 1.317 suara, Merza (Golkar) 1.414 suara, Jemi Heriansyah (PKS) 887 suara, Maharda Kurniawan (PPP) 1.323 suara. Dan Firjan Eka Budi (Nasdem) 1.371 suara.
“Karena dalam pemilu sebelumnya ada beberapa petahana yang meraih suara di bawah suara minimal Pemilu. Serta pengurangan jumlah kursi di Dapil I. Petahana ini harus kerja ekstra agar kembali duduk. Belum lagi kali ini banyak muncul wajah-wajah baru yang juga tak kalah berpengaruh di tengah masyarakat. Belum lagi mereka yang sebelumnya juga pernah nyaleg,” ungkap Abdul.
Di tempat terpisah, tokoh pemuda Desa Serdang Indah Kecamatan Luas, Sukatno, SH (32) menilai pengalaman berpolitik dan mengemban amanah sebagai anggota dewan. Belum cukup menjadi modal utama untuk kembali terpilih.
Menurutnya, hubungan keluarga serta cara bersosialisasi dan sumbangsih pada masyarakat. Ikut menjadi penentu kemenangan Caleg Petahana.
“Masyarakat tentu bisa menilai kinerja Caleg di tengah masyarakat. Jika dinilai baik kemudian ditambah dia bisa merangkul keluarga besarnya. Insya Allah bisa terpilih jadi anggota dewan,” tandasnya.
Caleg Incumbent di Dapil 1
1.Samsul Pajri PDIP
2.Basaruddin Golkar
3.Juhnan Hadi Golkar
4.Merza Golkar
5.Jemi Heriansyah PKS.
6.Maharda Kurniawan PPP
7.Firjan Eka Budi Nasdem






