Demi Meningkatkan Mutu Pembelajaran, SMPN 3 Kampai Gelar Implementasi Kurikulum Merdeka

Talo, Globaltoday.id- Kurikulum Merdeka Belajar merupakan sebuah kurikulum pembelajaran yang mengacu pendekatan bakat dan minat siswa. Peserta didik dapat memilih materi apa saja yang ingin dipelajari sesuai bakat dan minatnya dan guru juga memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar, sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.

Pembelajaran proyek ini bermaksud untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Pembelajaran proyek ini tidak diperuntukkan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, oleh sebab itu tidak terikat pada konten mata pelajaran.

Dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran siswa-siswi, SMPN 3 Kampai menggelar Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) yang dilaksanakan di Aula SMPN 3 Kampai pada Kamis, (27/7/2023). Dengan diadakannya Implementasi ini diharapkan guru dan murid dapat meningkatkan pemahaman serta kemampuan dalam pelaksanaan kurikulum merdeka disekolah, terutama dalam pembuatan modul belajar.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala sekolah SMPN 3 Kampai Depniliza Depiani, S.Pd, M.Pd dan menghadirkan narasumber M Faidal, S.H dan Pemateri Kurikulum Merdeka, Asesmen, P5 Desti Mahdalena, M.Pd serta dihadiri oleh Seluruh jajaran Dewan guru dan staff Tata Usaha (TU).

Kepala sekolah SMPN 3 Kampai Depniliza Depiani, S.Pd, M.Pd mengucapkan ribuan terima kasih kepada kedua narasumber atas bimbingan, dukungan, support yang telah diberikan. Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat serta dapat membawa perubahan dalam dunia pendidikan melalui Implementasi Kurikulum Merdeka.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen yang ikut hadir dan membantu serta mensupport kegiatan pada hari ini, semoga kegiatan ini bisa selalu terlaksana kedepannya dan semoga kegiatan ini bisa merubah kemampuan anak didik kita menjadi lebih baik dan berkembang,” ungkapnya.

Menurut narasumber Kurikulum Merdeka M. Faidal, S.H mengatakan, sebagai seorang guru dituntut harus mampu dan siap dalam menerima segala bentuk perubahan, baik itu perubahan karena iptek, termasuk juga perubahan kurikulum pendidikan, dan seorang guru juga harus bisa memberikan teladan terutama kepada peserta didik dalam pendidikan karakternya.

“Cuma yang SMP, kami perlu memperhitungkan situasi sekolah. Mereka bebas memiliki mau di kategori apa. Apakah mandiri belajar, mandiri berubah maupun mandiri berbagi, tergantung dari fasilitas sekolah itu sendiri” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama kepala sekolah SMPN 3 Kampai saat dikonfirmasi lebih lanjut seusai kegiatan mengenai tanggapan dari kegiatan Implementasi disekolah setempat mengaku sangat bersyukur atas ilmu yang diberikan oleh narasumber dan nantinya akan segera di Implementasikan kepada siswa.

“Saya beserta para guru dan Staff tata usaha SMPN 3 Kampai merasa bersyukur bisa mendapatkan ilmu terkait implementasi kurikulum merdeka ini, dengan harapan implementasi kurikulum merdeka ini agar menjadi ilmu yang bermanfaat, berguna bagi nusa dan bangsa,” ujarnya.

Pewarta | Ilham

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *