Latih Jiwa Pemimpin Sejak Sekolah, 79 Pengurus OSIS dan MPK SMAN 1 Tempeh Digembleng di Tambuh Raya

Globaltoday.id, Lumajang – Menjadi pemimpin tidak cukup hanya bermodal keberanian berbicara di depan banyak orang. Seorang pemimpin juga dituntut mampu bertanggung jawab, bekerja sama, mengambil keputusan, menghargai pendapat orang lain serta menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.

Nilai-nilai itulah yang menjadi bagian dari Latihan Dasar Pengembangan Kepemimpinan Pengurus OSIS dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) SMAN 1 Tempeh periode 2026–2027 yang digelar selama tiga hari, 11–13 September 2026, di kawasan Wisata Tambuh Raya Idaman, Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 79 siswa, terdiri dari pengurus OSIS dan MPK periode 2026–2027, dengan didampingi lima orang guru.

Menariknya, kegiatan pengembangan kepemimpinan tersebut bukan kali pertama dilaksanakan di kawasan Wisata Tambuh Raya Idaman. Tahun 2026 menjadi tahun kedua secara berturut-turut SMAN 1 Tempeh memilih Tambuh Raya Idaman sebagai lokasi kegiatan.

Bukan Sekadar Latihan Organisasi

Koordinator guru pendamping yang sekaligus Wakil Kepala SMAN 1 Tempeh bidang Kesiswaan, Ahmad Afandi, S.Pd., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada para siswa mengenai bagaimana menjalankan organisasi secara bertanggung jawab.

Menurutnya, OSIS dan MPK merupakan bagian penting dalam kehidupan sekolah. Para pengurus tidak hanya bertugas menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk belajar berorganisasi, berkomunikasi dan mengambil tanggung jawab.

“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan bekal kepada pengurus OSIS dan MPK agar mereka memiliki kemampuan dasar dalam kepemimpinan, mampu bekerja dalam tim, bertanggung jawab terhadap tugas, mampu berkomunikasi dengan baik serta dapat mengambil keputusan secara tepat,” tutur Ahmad Afandi kepada awak media.

Ia menambahkan, kepemimpinan siswa tidak boleh hanya dipahami sebagai kemampuan memberikan instruksi kepada orang lain.

 

oppo_2

Seorang pemimpin justru harus mampu mendengarkan, memberi contoh, mengayomi, menyelesaikan persoalan dan menggerakkan anggota untuk mencapai tujuan bersama.

Belajar Memimpin dari Pengalaman

Selama mengikuti kegiatan, para siswa mendapatkan ruang untuk belajar melalui berbagai aktivitas yang tidak hanya bersifat teori.

Suasana alam terbuka di Tambuh Raya Idaman dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran yang lebih fleksibel. Siswa dapat mengikuti kegiatan dalam suasana yang berbeda dari rutinitas pembelajaran di kelas.

Konsep tersebut diharapkan membuat peserta lebih mudah memahami bahwa kepemimpinan tidak hanya dipelajari melalui materi, tetapi juga melalui pengalaman.

Kerja kelompok, komunikasi, pembagian tugas, kedisiplinan hingga kemampuan menyelesaikan persoalan menjadi bagian dari proses pembelajaran kepemimpinan.

OSIS dan MPK Dituntut Jadi Penggerak Sekolah

Ahmad Afandi menjelaskan, pengurus OSIS dan MPK periode 2026–2027 diharapkan mampu menjadi motor penggerak kegiatan positif di lingkungan SMAN 1 Tempeh.

Mereka nantinya akan berhadapan dengan berbagai karakter siswa yang berbeda. Karena itu, kemampuan berkomunikasi dan membangun kerja sama menjadi bekal penting.

“Harapan kami, setelah mengikuti kegiatan ini mereka tidak hanya memahami bagaimana menjadi pengurus OSIS atau MPK, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari. Mereka harus bisa menjadi contoh bagi teman-temannya,” ungkapnya.

Menurutnya, pengalaman menjadi pengurus organisasi sekolah juga dapat menjadi bekal penting bagi siswa ketika kelak melanjutkan pendidikan maupun memasuki kehidupan bermasyarakat.

Tahun Kedua di Wisata Tambuh Raya Idaman

Pemilihan Wisata Tambuh Raya Idaman sebagai lokasi kegiatan juga bukan tanpa alasan.

Lingkungan wisata yang berada di kawasan Desa Condro memberikan suasana berbeda bagi peserta dibandingkan apabila seluruh kegiatan dilaksanakan di lingkungan sekolah.

Selain memberikan ruang aktivitas yang lebih luas, suasana alam di sekitar lokasi juga mendukung kegiatan yang membutuhkan kerja kelompok, interaksi antarpeserta dan aktivitas luar ruangan.

Karena dinilai memberikan pengalaman positif, tahun ini SMAN 1 Tempeh kembali memilih Tambuh Raya Idaman untuk kegiatan yang sama.

Dengan demikian, 2026 menjadi tahun kedua secara berturut-turut kegiatan pengembangan kepemimpinan pengurus OSIS dan MPK SMAN 1 Tempeh dilaksanakan di lokasi tersebut.

Membangun Pemimpin Muda yang Bertanggung Jawab

Sebanyak 79 siswa yang mengikuti kegiatan diharapkan tidak hanya pulang membawa pengalaman selama tiga hari di lokasi wisata.

Lebih dari itu, mereka diharapkan membawa pulang nilai-nilai kepemimpinan yang dapat diterapkan ketika kembali menjalankan roda organisasi di sekolah.

Kepemimpinan yang dibangun sejak bangku sekolah menjadi salah satu investasi penting dalam membentuk generasi yang memiliki rasa tanggung jawab, disiplin, percaya diri dan mampu bekerja bersama.

OSIS dan MPK pun diharapkan tidak berhenti sebagai organisasi siswa secara administratif, tetapi benar-benar menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk **belajar memimpin, belajar melayani, belajar mengambil keputusan dan belajar bertanggung jawab**.

Kegiatan tiga hari di Tambuh Raya Idaman akhirnya menjadi bagian dari perjalanan panjang para pengurus OSIS dan MPK SMAN 1 Tempeh periode 2026–2027 dalam mempersiapkan diri menjadi pemimpin muda di lingkungan sekolah.

Sebab kepemimpinan tidak lahir dalam sehari. Ia dibentuk melalui pengalaman, tanggung jawab, keteladanan dan keberanian untuk terus belajar. ***