GLOBALTODAY.ID, Lumajang – Kabar baik bagi calon mahasiswa asal Kabupaten Lumajang yang memiliki prestasi tetapi terkendala kondisi ekonomi keluarga. Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali membuka kesempatan memperoleh Beasiswa Mahasiswa Berprestasi dari Keluarga Tidak Mampu Tahun 2026.
Program yang dikelola melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A) Kabupaten Lumajang tersebut mulai membuka pendaftaran pada 9 hingga 18 September 2026.
Yang menarik, seluruh proses pengajuan beasiswa ini gratis atau tidak dipungut biaya. Karena itu, calon pendaftar diminta memanfaatkan kesempatan tersebut sekaligus memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi sebelum mengajukan permohonan.
Pemkab Lumajang sebelumnya juga telah menjalankan program beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Pada tahap sebelumnya, sebanyak 114 mahasiswa berprestasi menerima beasiswa tahap akhir pada Juli 2026.
Khusus Mahasiswa Baru di PTN
Program 2026 ini menyasar mahasiswa baru semester 1 yang telah diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan akreditasi Unggul.
Jenjang pendidikan yang dapat mengikuti program meliputi Diploma III (D-III), Diploma IV nonkedinasan (D-IV), dan Strata 1 (S1).
Namun, tidak semua mahasiswa baru otomatis dapat mendaftar. Ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi, termasuk status ekonomi keluarga, domisili serta jalur penerimaan di perguruan tinggi.
Siapa Saja yang Berhak Mengajukan?
Calon penerima harus merupakan mahasiswa baru semester 1 dari keluarga tidak mampu dan telah diterima di PTN terakreditasi Unggul melalui jalur SNBP atau SNBT.
Selain itu, mahasiswa dan orang tua/wali harus merupakan penduduk Kabupaten Lumajang. Pendaftar juga dipersyaratkan belum menikah serta tidak sedang menerima KIP Kuliah*l.
Dari sisi kondisi ekonomi, calon penerima diprioritaskan bagi keluarga yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1–5.
Meski demikian, memenuhi persyaratan administrasi belum otomatis membuat pendaftar menjadi penerima. Calon penerima masih harus melewati proses verifikasi lapangan sebelum keputusan akhir ditetapkan.
Jangan Sampai Dokumen Kurang
Calon mahasiswa yang berminat perlu mempersiapkan dokumen sejak awal. Beberapa dokumen yang diperlukan antara lain:
* Surat permohonan dan formulir pendaftaran.
* Pas foto berwarna ukuran 3×4.
* Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga.
* Fotokopi ijazah SMA/SMK/MA sederajat yang telah dilegalisir.
* Bukti telah diterima di PTN.
* Bukti penerimaan melalui jalur SNBP atau SNBT dari perguruan tinggi.
* Surat keterangan dari PTN bahwa mahasiswa tidak menerima KIP Kuliah.
* Slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua/wali yang diketahui Kepala Desa/Lurah.
* Surat pernyataan belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama menjalani pendidikan.
* Sertifikat atau piagam prestasi akademik maupun nonakademik, jika ada.
Kelengkapan dokumen menjadi salah satu bagian penting karena seluruh berkas akan diperiksa dalam proses verifikasi administrasi.
Seleksi Tidak Berhenti di Berkas
Setelah pendaftaran ditutup, proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan.
Pertama, verifikasi administrasi. Berkas yang diajukan akan diperiksa untuk memastikan kesesuaiannya dengan persyaratan.
Kedua, pemetaan dan verifikasi lapangan. Calon penerima yang masuk tahap berikutnya akan menjalani proses pengecekan kondisi sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah daerah.
Ketiga, penetapan penerima. Hasil keseluruhan proses seleksi menjadi dasar untuk menentukan mahasiswa yang berhak menerima bantuan pendidikan.
Pendaftaran Hanya 10 Hari
Calon penerima harus memperhatikan batas waktu. Pendaftaran dibuka mulai 9 sampai 18 September 2026.
Formulir pendaftaran dapat diakses melalui:
[https://bit.ly/BeasiswaLmJg2026](https://bit.ly/BeasiswaLmJg2026)
Calon pendaftar juga dapat menggunakan kode QR yang tercantum dalam pengumuman resmi program.
Pemerintah menegaskan bahwa tidak ada biaya pendaftaran maupun biaya dalam proses pemberian beasiswa. Masyarakat diminta tidak memberikan uang kepada pihak mana pun yang mengatasnamakan program tersebut.
Jangan Tunggu Hari Terakhir
Bagi mahasiswa baru Lumajang yang merasa memenuhi kriteria, kesempatan ini sebaiknya tidak dilewatkan. Pemerintah daerah sebelumnya memang telah menyiapkan program beasiswa mahasiswa miskin berprestasi sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi. Dokumen perencanaan daerah juga mencantumkan beasiswa bagi mahasiswa miskin berprestasi yang diterima di perguruan tinggi negeri dan terdaftar dalam DTSEN.
Informasi lebih lanjut dapat dipantau melalui kanal resmi Dinsos-P3A Kabupaten Lumajang, termasuk Instagram @dinsos_pppa_lumajang dan situs resmi Dinsos-P3A.
Bagi calon mahasiswa, jangan menunggu mendekati penutupan. Pastikan status penerimaan di PTN, cek kembali DTSEN dan persyaratan lainnya, lengkapi seluruh dokumen, kemudian lakukan pendaftaran sebelum 18 September 2026.
Kesempatan mendapatkan pendidikan tinggi kini terbuka lebih lebar. Prestasi tetap bisa menjadi jalan menuju masa depan, meski kondisi ekonomi keluarga menjadi tantangan. ***
