Sedekah Dusun Gencono Semarak, Arak-arakan 8 Jolen Meriah, Polsek Pasrujambe Pastikan Tradisi Berlangsung Aman

Jawa Timur, Lumajang18 Dilihat

Globaltoday.id, LUMAJANG – Suasana penuh semangat dan kebersamaan menyelimuti Dusun Gencono, Desa Jambekumbu, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, saat masyarakat menggelar tradisi Sedekah Dusun, Senin (13/7/2026). Ratusan warga memadati sepanjang rute arak-arakan delapan jolen yang menjadi simbol rasa syukur atas hasil panen sekaligus warisan budaya yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, Polsek Pasrujambe bersama Koramil Pasrujambe dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Desa Jambekumbu mengawal jalannya prosesi sejak awal hingga selesai.

Arak-arakan dimulai dari RT 01 Dusun Gencono, melintasi Jalan Gencono Wetan, dan berakhir di depan PAUD KB Kencana Indah Dusun Gencono. Delapan jolen yang mewakili delapan RT dihias dengan beragam hasil bumi dan diarak oleh warga dengan penuh antusias sebagai wujud syukur atas rezeki yang diperoleh sepanjang tahun.

Kegiatan budaya tersebut dihadiri Kepala Desa Jambekumbu Subaeri, Kepala Dusun Gencono Yhanuar Dwi Sanjaya, para Ketua RT dan RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta sekitar 300 warga yang turut memeriahkan acara.

Sebelum arak-arakan dimulai, Kepala Dusun Gencono mengapresiasi semangat gotong royong seluruh masyarakat yang telah bekerja sama menyukseskan pelaksanaan Sedekah Dusun tahun ini. Ia berharap tradisi tersebut terus berkembang dan semakin meriah tanpa meninggalkan nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Gencono.

Setelah seluruh peserta tiba di lokasi akhir, acara dilanjutkan dengan penampilan yel-yel dari masing-masing perwakilan RT yang disambut meriah oleh warga sebelum memasuki prosesi inti Sedekah Dusun.

Kapolsek Pasrujambe AKP Sujianto, S.H., melalui Bhabinkamtibmas Desa Jambekumbu, menyampaikan bahwa Sedekah Dusun bukan hanya sekadar agenda budaya tahunan, tetapi juga menjadi media untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Sedekah Dusun merupakan tradisi yang memiliki nilai luhur. Selain sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT atas limpahan hasil bumi, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi, menjaga kekompakan, dan memperkuat persatuan warga,” ujar AKP Sujianto.

Ia menegaskan, Polri akan selalu hadir mendukung setiap kegiatan masyarakat selama berlangsung dengan aman dan tertib.

*”Kehadiran personel kepolisian bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah desa, Linmas, panitia, tokoh masyarakat, dan seluruh warga,”* tambahnya.

Kapolsek juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta arak-arakan yang tetap menjaga sportivitas selama kegiatan berlangsung, mengingat setiap kelompok jolen turut mengikuti penilaian.

“Yang terpenting bukanlah menjadi juara, tetapi menjaga kebersamaan dan terus melestarikan budaya leluhur. Semoga tahun depan Sedekah Dusun semakin semarak dan hasil panen masyarakat semakin melimpah,” tuturnya.

Prosesi adat kemudian dipimpin oleh Mangku Ribut, dilanjutkan doa bersama yang dipimpin Kyai Ulum sebagai ungkapan syukur dan harapan agar masyarakat Dusun Gencono senantiasa diberi keselamatan, keberkahan, serta hasil pertanian yang melimpah.

Sebagai penutup, hasil bumi yang dibawa dalam jolen dibagikan kepada masyarakat sebagai simbol berbagi rezeki dan mempererat tali persaudaraan antarwarga.

Pengamanan kegiatan melibatkan personel gabungan dari Polsek Pasrujambe, Koramil Pasrujambe, dan Satlinmas Desa Jambekumbu. Berkat kolaborasi seluruh pihak, tradisi Sedekah Dusun Gencono berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan.

Tradisi yang telah menjadi agenda tahunan masyarakat Desa Jambekumbu ini tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur atas karunia hasil bumi, tetapi juga menjadi sarana melestarikan budaya lokal, memperkuat nilai gotong royong, serta menjaga keharmonisan masyarakat di Kecamatan Pasrujambe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *