Globaltoday.id, Lumajang – Euforia Piala Dunia 2026 akan terasa lebih semarak di Kabupaten Lumajang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menggelar nonton bareng (nobar) semifinal Piala Dunia secara gratis sebagai wadah mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal.
Agenda nobar pertandingan Prancis kontra Spanyol dijadwalkan berlangsung pada Rabu (15/7/2026) dini hari dan terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa dipungut biaya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lumajang, Zainul Rofik, mengatakan kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai hiburan bagi pecinta sepak bola, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang menghadirkan suasana kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kami menggelar nonton bareng semifinal Piala Dunia 2026 yang dapat diikuti seluruh masyarakat secara gratis. Harapannya, masyarakat bisa menikmati atmosfer pertandingan dunia dalam suasana yang penuh kebersamaan,” ujarnya.
Untuk memberikan pengalaman menonton yang lebih nyaman, panitia menyiapkan videotron berukuran 16 meter sehingga jalannya pertandingan dapat disaksikan dengan jelas oleh seluruh penonton. Sekitar 500 warga diperkirakan akan memadati lokasi nobar.
Tak hanya menyuguhkan tontonan sepak bola kelas dunia, kegiatan ini juga menjadi kesempatan emas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemkab Lumajang menyediakan area khusus bagi pedagang lokal untuk menjajakan aneka kuliner dan produk unggulan kepada para pengunjung.
Menurut Zainul, kehadiran UMKM menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan agar manfaat yang dirasakan masyarakat tidak hanya sebatas hiburan, tetapi juga berdampak pada perputaran ekonomi lokal.
“Kami ingin kegiatan ini memberi efek ganda. Masyarakat mendapatkan hiburan, sementara pelaku UMKM memperoleh kesempatan meningkatkan penjualan selama acara berlangsung,” jelasnya.
Agar suasana semakin meriah, panitia juga telah menyiapkan berbagai doorprize menarik bagi para penonton, di antaranya kompor gas dan kipas angin yang akan dibagikan selama kegiatan berlangsung.
Pemkab Lumajang berencana melanjutkan agenda nobar hingga partai final Piala Dunia 2026, sehingga masyarakat dapat terus menikmati momen bergengsi sepak bola dunia secara bersama-sama.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi, hiburan bersama, sekaligus menghidupkan ruang publik yang positif bagi masyarakat Lumajang,” pungkas Zainul.
Melalui penyelenggaraan nobar ini, Pemkab Lumajang ingin menunjukkan bahwa olahraga bukan sekadar pertandingan di lapangan, tetapi juga mampu menjadi perekat kebersamaan, memperkuat hubungan sosial antarwarga, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui keterlibatan UMKM lokal.
