Dua Motor Adu Banteng Lalu Disambar Pick Up, Pelajar 15 Tahun Luka Berat di Sumbersuko

Lumajang102 Dilihat

Globaltoday.id, Lumajang – Kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan umum Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernopol N-6613-UT, sepeda motor Honda Beat bernopol N-6821-YAZ, serta kendaraan pick up Mitsubishi bernopol N-9529-YE.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, pengendara Honda Scoopy diketahui bernama Violiy Aprilia Putri Raharjo (15), seorang pelajar asal Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko. K koorban mengalami luka berat di bagian kepala dan langsung dilarikan ke RSU dr. Haryoto Lumajang.

Sementara itu, pengendara Honda Beat, Titis Septiana (23), warga Desa Sarikemuning, Kecamatan Senduro, juga mengalami luka ringan pada bagian kepala dan menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.

Adapun pengemudi kendaraan pick up Mitsubishi, Aang (37), warga Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai korban pelajar melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang. Saat di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului sepeda motor Honda Beat yang berada di depannya.

Namun, saat melakukan manuver mendahului, posisi kendaraan diduga kurang mengambil jalur kanan secara aman, sehingga terjadi benturan antara kedua sepeda motor tersebut. Akibat benturan itu, kedua pengendara terjatuh ke badan jalan.

Naas, pada saat bersamaan melintas kendaraan pick up Mitsubishi dari arah berlawanan (utara ke selatan) yang kemudian menabrak kedua kendaraan yang sudah terjatuh, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari.

Analisa dan Penanganan

Dari hasil analisa sementara, kecelakaan diduga terjadi akibat kurangnya kewaspadaan pengendara Honda Scoopy saat mendahului kendaraan di depannya.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan saksi di lokasi, salah satunya Moh Didik (52), warga setempat.

Selain itu, petugas juga telah mengajukan permintaan visum et repertum kepada pihak rumah sakit untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun dua orang mengalami luka dengan total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1 juta.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, terutama saat melakukan manuver mendahului, serta memastikan kondisi jalan aman guna menghindari kecelakaan serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *