Tradisi “Per-Peran” di Tlanakan Berlangsung Meriah, Puluhan Personel Polres Pamekasan Pastikan Keamanan Kondusif

Globaltoday.id, PAMEKASAN – Masyarakat pesisir Desa Bandaran dan Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, kembali menggelar tradisi tahunan “Per-Peran” pada Minggu sore (22/03/2026). Kegiatan yang menyedot antusiasme warga ini mendapatkan pengamanan ketat dari jajaran Polres Pamekasan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan ketertiban umum.

​Acara yang berlangsung mulai pukul 15.30 hingga 18.45 WIB ini berpusat di sepanjang jalan protokol yang menghubungkan Kabupaten Pamekasan dengan Kabupaten Sampang. Mengingat lokasi kegiatan berada di jalur utama, Polres Pamekasan menerjunkan puluhan personel gabungan untuk melakukan penjagaan di titik-titik rawan padat arus.

​Apel persiapan pengamanan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Pamekasan, KOMPOL Sahrawi, S.H., di Jalan Raya Desa Bandaran. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya pelayanan humanis kepada masyarakat serta pengaturan lalu lintas yang efektif agar tradisi tetap berjalan tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya.

​Sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Pamekasan turut turun langsung ke lapangan, di antaranya Kasat Reskrim AKP Yoyok Herdianto, hingga Kapolsek Tlanakan AKP Tamsil Efendi.

​Pihak kepolisian memetakan beberapa titik krusial yang menjadi fokus pengamanan, antara lain :

– ​Jembatan perbatasan Desa Bandaran (Pamekasan) – Desa Tanjung (Sampang).

– ​Simpang tiga Desa Bandaran.

– ​Simpang tiga area pemakaman Desa Bandaran.

– ​Area depan Mushola Baitur Rahman, Jalan Raya Bandaran.

​”Personel kami sebar di sepanjang jalan protokol untuk memastikan tidak ada penumpukan kendaraan yang berarti. Setelah kegiatan tradisi berakhir pada pukul 17.45 WIB, petugas tetap berada di lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas hingga situasi benar-benar normal kembali,” ujar Kapolsek Tlanakan, AKP Tamsil Efendi, S.H., M.M.

​Hingga berakhirnya rangkaian acara pada pukul 18.45 WIB, situasi di lokasi dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Masyarakat dapat melaksanakan tradisi Per-Peran dengan khidmat dan ceria, sementara arus kendaraan dari arah Pamekasan menuju Sampang maupun sebaliknya terpantau lancar.

​Kegiatan ditutup dengan apel konsolidasi yang dipimpin oleh Kabag Ops, menandai berakhirnya tugas pengamanan dengan hasil yang memuaskan dan nihil insiden menonjol.l.