Globaltoday.id, Lumajang – Sejarah tak harus dipelajari dari buku pelajaran atau lembaran arsip semata. Melalui kemegahan pertunjukan kolosal “Lamadjang The Land of Glory”, Pemerintah Kabupaten Lumajang berhasil menyajikan perjalanan panjang sejarah daerah dalam balutan seni pertunjukan yang memukau ribuan penonton di kawasan Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian, pada puncak Segoro Topeng Kaliwungu dan Jaran Kencak 2026.
Pagelaran megah ini menggabungkan tarian tradisional, drama teatrikal, musik etnik, tata cahaya modern, hingga visual artistik yang menggambarkan kejayaan Lamadjang pada masa lampau. Penonton diajak menyelami kisah sejarah Lumajang secara lebih hidup, sehingga nilai-nilai budaya dapat diterima dengan cara yang lebih menarik, khususnya bagi generasi muda.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan pertunjukan tersebut merupakan inovasi dalam memperkenalkan sejarah lokal kepada masyarakat agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.
“Melalui pertunjukan Lamadjang The Land of Glory, kami ingin membangkitkan rasa bangga generasi muda terhadap sejarah daerahnya. Budaya dan sejarah adalah identitas yang harus terus diwariskan agar menjadi fondasi dalam membangun masa depan Lumajang,” ujar Bunda Indah.
Menurutnya, mengenalkan sejarah melalui media seni merupakan pendekatan yang lebih komunikatif dan mudah diterima masyarakat. Selain menghibur, pertunjukan ini juga mengandung pesan edukatif yang mampu menumbuhkan kecintaan terhadap warisan budaya daerah.
Tidak hanya menjadi tontonan yang memikat, pagelaran kolosal tersebut juga menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, seniman, pelajar, budayawan, akademisi, serta komunitas seni dalam menghidupkan kembali kisah kejayaan Lamadjang melalui karya kreatif yang bernilai tinggi.
Antusiasme ribuan penonton yang memadati lokasi pertunjukan menjadi bukti bahwa seni budaya masih memiliki daya tarik kuat di tengah masyarakat. Kehadiran pertunjukan ini sekaligus memperkaya destinasi wisata budaya Lumajang dan memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat pelestarian seni tradisi di Jawa Timur.
Lebih jauh, penyelenggaraan Lamadjang The Land of Glory diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran generasi muda bahwa sejarah bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan sumber inspirasi untuk membangun karakter, memperkuat jati diri, dan menumbuhkan semangat mencintai tanah kelahiran.
Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen terus menghadirkan karya-karya seni bertema sejarah sebagai media edukasi yang kreatif dan menyenangkan. Dengan cara tersebut, warisan budaya tidak hanya tetap lestari, tetapi juga menjadi kekuatan dalam membangun generasi yang berkarakter, berwawasan budaya, dan bangga menjadi bagian dari Kabupaten Lumajang.
