Gerakan ASRI Digelar di Wisata Tamboh Raya Idaman Condro, Camat Pasirian Ingatkan Pengelolaan BUMDes Harus Transparan

Jawa Timur, Lumajang74 Dilihat

Globaltoday.id, Lumajang – Kegiatan Gerakan ASRI (Aksi Sosial Resik dan Indah) digelar di kawasan wisata Tamboh Raya Idaman, Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini melibatkan pemerintah desa, masyarakat, komunitas lingkungan, serta dukungan unsur Forkopimca Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Kapolsek dan anggota, Danramil dan anggota, KPP Wilayah Kecamatan Pasirian, serta  KUA

Gerakan lingkungan tersebut mengusung tema “Gerakan ASRI Tamboh Raya Idaman: Bersih Lingkungannya, Bernilai Ekonomi Sampahnya.” Program ini tidak hanya menitikberatkan pada aksi bersih lingkungan, tetapi juga edukasi pengelolaan sampah agar memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat desa.

Ketua panitia kegiatan, Dodik S, S.S., , mengatakan kegiatan ASRI menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan wisata yang menjadi salah satu potensi desa.

“Selain kerja bakti membersihkan kawasan wisata, kegiatan ini juga disertai edukasi pemilahan sampah dan pengolahan sampah agar memiliki nilai ekonomi. Harapannya masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan sekaligus dapat memanfaatkan sampah sebagai peluang ekonomi,” ujarnya.

Menurutnya, kawasan wisata Tamboh Raya Idaman memiliki potensi untuk terus berkembang jika kebersihan dan pengelolaannya dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat dan pemerintah desa.

Sementara itu, Camat Pasirian, Adma Teguh, S.T.P, dalam sambutannya menyoroti pentingnya pengelolaan badan usaha milik desa (BUMDes) secara profesional dan transparan, terutama jika berkaitan dengan pengelolaan sektor wisata desa.

Ia menegaskan bahwa BUMDes merupakan lembaga usaha yang bersifat profit oriented dan memiliki badan hukum, sehingga dalam pengelolaannya harus dilakukan secara benar dan akuntabel.

“BUMDes itu lembaga usaha yang profit oriented dan berbadan hukum. Karena di dalamnya ada penyertaan modal yang bersumber dari dana desa, maka pengelolaannya harus benar, transparan, dan sesuai aturan,” ujarnya.

Adma Teguh juga mengingatkan bahwa apabila pengelolaan BUMDes tidak dilakukan dengan baik, maka berpotensi menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Jika pengelolaannya tidak benar, tentu bisa berimplikasi hukum, karena ada dana negara yang disertakan dalam bentuk penyertaan modal desa,” tegasnya.

Melalui kegiatan Gerakan ASRI ini, pemerintah Kecamatan Pasirian  berharap kawasan wisata Tamboh Raya Idaman tidak hanya menjadi destinasi wisata yang bersih dan nyaman, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat desa melalui pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut  diisi dengan aksi bersih lingkungan, penanaman pohon, edukasi pengolahan sampah bernilai ekonomi, serta deklarasi komitmen dan penandatanganan bersama untuk menjaga kebersihan kawasan wisata Desa Condro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *