Globaltoday.id, Lumajang, 18 Juli 2025 — Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 tahun 2025 di Kabupaten Lumajang berlangsung meriah pada Jumat malam (18/7), ditandai dengan launching serentak 205 koperasi desa/kelurahan Merah Putih. Acara yang dipusatkan di Alun-alun Lumajang ini dihadiri langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dan Forkompinda yang turut memberikan arahan dan semangat kepada seluruh peserta koperasi.
Dengan mengusung tema nasional “Koperasi Maju, Indonesia Adil dan Makmur”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui gerakan koperasi. Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Lumajang, M. Ridha, S.Sos, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025 dan petunjuk teknis dari Menteri Koperasi untuk membentuk koperasi desa sebagai instrumen pembangunan ekonomi yang berkeadilan.
“Seluruh 205 koperasi yang diresmikan malam ini telah melalui proses musyawarah, pengesahan SK AHU, serta penguatan kelembagaan koperasi desa Merah Putih. Ini adalah langkah nyata untuk mewujudkan kedaulatan ekonomi desa,” ujar Ridha dalam laporannya.
Acara dimulai sejak pukul 18.00 WIB dengan kehadiran undangan VIP seperti Forkopimda, camat, notaris, serta pengurus koperasi dari 205 desa/kelurahan. Prosesi pembukaan diawali dengan lagu Indonesia Raya dan Mars Koperasi, dilanjutkan dengan pembacaan ikrar dan deklarasi bersama seluruh pengurus koperasi.
Puncak acara ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Lumajang sebagai simbol launching resmi koperasi Merah Putih. Dalam sambutannya, Bupati Indah Amperawati menegaskan pentingnya koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat. “Koperasi adalah tulang punggung ekonomi kerakyatan. Pemerintah daerah berkomitmen mendorong koperasi menjadi penggerak ekonomi desa yang mandiri dan berdaya saing,” tegasnya.
Tak hanya seremoni, kegiatan juga diisi dengan kunjungan ke stan koperasi UMKM dan dialog interaktif bersama Bupati dan peserta undangan. Total peserta malam ini mencapai 615 orang, terdiri dari Ketua BPD, Ketua Pengurus, dan Koordinator Pengawas dari setiap desa/kelurahan.
Salah satu anggota koperasi wanita ( Kopwan ) Rahayu dari Desa Dawuhan Wetan, Sokhib, saat Stand Bazarnya dikunjungi Bupati dan rombongan, mengungkapkan uneg-unegnya. “Saya punya kerajinan usaha sandal jepit, kendalanya ada dipermodalan, mudah- mudahan setelah menjadi bagian dari koperasi,saya bisa mendapat akses permodalan. Dengan pendampingan dari pemerintah, kami lebih siap menjalankan koperasi secara professional,” ujarnya.
Kegiatan hari pertama ini ditutup dengan penyerahan simbolis SK AHU dan Anggaran Dasar kepada perwakilan koperasi desa, serta pembukaan bazar UMKM koperasi yang akan berlangsung hingga Minggu.
( Dodik )
