Globaltoday.id, Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang mengambil langkah inovatif dengan memadukan budaya dan teknologi dalam gelaran kolosal Segoro Topeng Kaliwungu yang akan digelar di Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian, Minggu (29/6/2025). Tak hanya sekadar pertunjukan seni, acara ini juga dimanfaatkan sebagai sarana percepatan literasi digital masyarakat pesisir.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab menyediakan enam titik akses WiFi gratis yang tersebar di area acara. Fasilitas ini dirancang untuk menampung 250 hingga 300 pengguna per titik, dengan total kapasitas hingga 2.000 pengguna secara bersamaan. Upaya ini diambil guna mengantisipasi potensi gangguan sinyal akibat padatnya pengunjung di lokasi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lumajang, Mustaqim, menegaskan bahwa kehadiran WiFi publik ini bukan sekadar memberikan akses internet, namun menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang Pemkab untuk membentuk ekosistem digital yang inklusif dan memberdayakan masyarakat sebagai penyampai budaya.
“Kami ingin masyarakat menjadi duta budaya digital. Melalui jaringan ini, mereka bisa langsung mendokumentasikan dan menyebarluaskan semangat kearifan lokal Lumajang ke ruang digital nasional maupun global,” jelas Mustaqim saat diwawancarai pada Sabtu (28/6/2025).
Tim teknis dari Diskominfo juga telah disiapkan untuk menjaga kestabilan jaringan selama acara berlangsung. Menurut Mustaqim, program ini merupakan bentuk nyata transformasi digital di kawasan pesisir dan mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses teknologi hingga ke pelosok.
“Ini bukan cuma tentang sinyal, tapi tentang membangun ruang publik digital yang mendorong partisipasi, kolaborasi, dan produktivitas warga,” tambahnya.
Acara Segoro Topeng Kaliwungu sendiri dikenal sebagai bentuk sinergi antara pelestarian budaya lokal, pengembangan pariwisata, dan kepedulian lingkungan. Dengan ditopang konektivitas digital, event ini diharapkan tidak hanya berdampak bagi masyarakat lokal, tetapi juga membawa gaung budaya Lumajang ke tingkat nasional melalui kontribusi aktif warga di platform digital. ( Dodik )
