Globaltoday.id Bojonegoro, 27/05/2025 Beragam materi disampaikan oleh Bapak Dr. H.. Munir, S.ag. M.ag dalam pembinaan calon ASN PPPK Formasi tahun 2024 yang digelar aula Kemenag 26 Mei 2025.
Pesan yang paling urgent disampaikan adalah “saat kita bekerja itu tolong jangan melihat kiri kanan, lakukan apa yang sudah ada tusi kita,” Di contohkan jika semisal dalam satu rekan kerja terdapat istilah “lahan basah” sementara kita tidak berposisi disitu, maka kita wajib membiarkan, karena pada prinsipnya sama, jika kita mempunyai sifat iri tentunya kita tidak akan puas, kullu nikmatin hasuud (setiap kenikmatan pasti ada yang hasut). Ini yang harus dicegah.
Beliau melanjutkan dengan membuat akronim kata yang selama ini dikenal dilingkungan kerja kemenag Surabaya. Akronim itu adalah KOKODIFO. Lebih rinci dari dari akronim KOKODIFO adalah, KO bermakna Komitmen. Maksud dari komitmen disinilah bekerja dimana saja harusnya punya komitmen atau muakkadah (terikat). Bahwa sesuai tupoksi yang diberikan kepada kita itulah menjadi tanggungjawab kita, jika tidak ada tanggung jawab berarti kita tidak komitmen.
KO yang kedua adalah Konsisten, berusaha semaksimal mungkin dengan tetap terus menerus melakukan sampai menghasilkan sesuatu. Dalam bahasa arabnya adalah istiqomah. Pepatah mengatakan alistiqomah khoirun min alfi karomah. Dengan istiqomah apa yang kita citat citakan akan menjadi lebih baik.
DI bermakna Displin, orang tidak akan berhasil jika tidak disiplin karena disiplin menjadi satu satu prilaku menuju keberhasilan.
Dan FO yang dimaksud adalah fokus dalam melaksanakan tugas yang menjadi tupoksi. Semisal kita bertugas sebagai petugas data BOS maka kita konsentrasinya juga didata itu, tidak terpengaruh tugas lain” , jelasnya.
Kemudian semua calon PPPK diminta menirukan 5 nilai budaya kementerian Agama Repunkik Indonesia. 1. Integritas 2 . Profesionalisme 3. Inofasi 4. Tanggungjawab 5. Keteladanan.
Diakhir pembinaan beliau mengutip sebuah ungkapan, “Siapa bertambah ilmunya dan tidak bertambah hidayahnya, maka akan lebih jauh dari rahmat Allah).
Seperti diketahui bahwa tanggal 26 Mei 2025 ini kementerian agama seluruh Indonesia melakukan prosesi pelantikan PPPK serentak. Hampir 71.000 peserta yang turut beserta terlantik.
Melalui zoom dari pusat ke Wilayah dan Kabupaten semua peserta mengikuti proses dengan hikmat saat melaksanakan sumpah jabatan yang langsung di pimpin oleh Menteri Agama Profesor Dr. Nazarudin Umar. sumpah jabatan dengan menggunakan 6 versi sesuai agama yang disahkan di Indonesia. (luqm)
