Globaltoday.id, Bojonegoro, 20/05/2025 – Helatan keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Bojonegoro hari ini memasuki tahap ketiga (selasa,20/05/2025) setelah sebelumnya 2 kloter diberangkatkan 56 dan 63. Untuk pagi ini Kloter 64 dan 65.
Segala bentuk persiapan telah kita lakukan baik bekal matrial dan kesehatan namun terkadang di tengah perjalanan terjadi satu masalah.
Dalam hal masalah ini diungkap oleh Kasi Haji Kementrian Agama Bojonegoro, Abdulloh Hafidz, saat memberikan pengarahan keberangkatan di Pendopo Malowopati.
“Para Calon Jamaah Haji yang dirahmati Allah, hari ini kita sudah bersiap berangkat menuju asrama, di asrama nanti kita mempersiapkan diri untuk menerima berkas berupa paspor dan visa, ‘katanya.
Lebih lanjut beliau menjelaskan”, bahwa selain kepemilikan paspor dalam berangkat haji jamaah wajib memiliki visa Haji sebagai bukti untuk mendapatkan kartu nusuk.
Kartu Nusuk adalah identitas digital yang wajib dimiliki dan digunakan setiap jemaah haji yang berada di Arab Saudi. Ini berlaku bagi seluruh jemaah, baik yang berada di Makkah maupun Madinah.
Namun bisa jadi dalam pembagian paspor dan visa ini terdapat kendala. Kendala yang dimaksud adalah berkas berupa Visa tidak ada nama CHJ tidak tersedia di asrama haji.
Bagi CHJ ini disampaikan tidak perlu panik, karena ada solusi yang bisa digunakan. Solusi yang bisa dilakukan adalah dengan memfoto paspor via handphone masing masing jamaah.
Foto atau fotokopi paspor ini nantinya bisa ditunjukkan kepada petugas Haji yang berada di Makkah.
Penegasan kepemilikan visa ini adalah visa haji yang menjadi syarat mutlak Jamaah mendapatkan layanan dan bebas dari razia. , “Pemerintah Arab Saudi akan melakukan razia jika CHJ menggunakan Visa selain visa haji makan akan dikenakan sangsi baik KBIH dan Hotel yang melayani jamaah haji selama di Makkah dan Madinah. (luqman)






