Pencarian Korban Terseret Ombak di Pantai Bambang Masuk Hari Kesepuluh, Belum Membawa Hasil

Jawa Timur, Lumajang548 Dilihat

Globaltoday.id, Lumajang – Rabu, 16 Maret 2025 – Sudah sepuluh hari berlalu sejak Chandra Jolan Tariswa (13), pelajar kelas satu SMPN Candipuro 1, asal Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, dilaporkan terseret ombak saat berlibur di Pantai Bambang, Desa Bago, Kecamatan Pasirian. Hingga hari ini, upaya pencarian masih belum membuahkan hasil.

Chandra dilaporkan hilang pada hari ketujuh setelah Lebaran Idulfitri, saat ia bersama keluarga dan teman-temannya berkunjung ke pantai Bambang dalam tradisi lebaran Syawal yang biasa dilakukan warga sekitar. Kegiatan ini sudah menjadi kebiasaan tahunan warga Lumajang, terutama masyarakat pedesaan, untuk merayakan lebaran dengan berkumpul di tepi pantai sambil mandi.

Namun sayangnya, seperti tahun-tahun sebelumnya, Pantai Bambang yang dikenal memiliki ombak besar dan arus kuat kembali menelan korban. “Kami sekeluarga hanya berharap jasad Chandra segera ditemukan, agar bisa kami makamkan dengan layak,” ungkap Suyoko, ayah korban saat ditemui di lokasi pencarian, Rabu (16/4).

Hari ini, sebanyak 15 warga Desa Sumbermujur dipimpin oleh mantan Kepala Desa, Syafi’i, beserta keluarga korban, kembali melakukan pencarian secara mandiri. Mereka menyisir pesisir Pantai Bambang hingga ke arah timur, berharap ada tanda-tanda keberadaan korban.

Sementara itu, pihak Kepolisian Sektor Pasirian bersama tim gabungan dari BPBD dan relawan setempat telah melakukan pencarian sejak hari pertama musibah terjadi. Upaya penyisiran bahkan telah diperluas hingga ke kawasan Wot Galih, Kecamatan Yosowilangun, namun belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kondisi cuaca yang tidak menentu serta gelombang tinggi khas Pantai Selatan menjadi tantangan utama dalam proses pencarian.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan. ( Dodik )