Pelaku Duel Maut di Bengkulu Selatan Merupakan Sahabat Korban Senidiri

Bengkulu Selatan, Globaltoday.id- Warga Bengkulu Selatan minggu malam dibuat geger dengan adanya peristiwa berdarah yakni duel maut antara kedua pria yang terjadi dirumah kost yang berada di Jl. Datuk Hamid Kelurahan Ketapang Besar, Kecamatan Pasar Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan pada Minggu (13/08/23) malam.

Diketahui Korban bernama Debi Trio Putra (23) yang merupakan sahabat dari pelaku itu sendiri yang beralamat di Jl. IP Awaludin, Kecamatan Pasar Manna dan pelaku sendiri berinisial BE warga Kelurahan Gunung Mesir, Pasar Manna.

Dari kejadian duel maut tersebut, korban meninggal dunia dengan banyak luka tusukan disekujur tubuhnya. Sedangkan pelaku BE usai berduel dengan korban langsung pergi melarikan diri dari TKP, sedangkan sepeda motor milik pelaku BE masih berada dilokasi kejadian.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Florentus Situngkir, S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan Iptu Susilo, S.H.,M.H membenarkan atas kejadian duel maut tersebut dan mengatakan jika pelaku sudah berhasil diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Benar, pelaku sudah diamankan. Untuk saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan lebih lanjut untuk dimintai keterangan dari kejadian tersebut,” tuturnya.

Susilo menambahkan, untuk pelaku saat ini sudah diamankan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan secara rinci dari kejadian tersebut,“Nanti kita tunggu rilisnya besok secara lengkap setelah pelaku menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” imbuhnya

Dari informasi yang didapat media ini, pelaku BE juga tampak mengalami luka dibagian pelipis mata kanan akibat duel bersama korban pada Minggu malam tersebut.

Kepala kamar jenazah Yitnan Lusiadi menjelaskan, bahwa setelah jenazah dilakukakan visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hasannudin Damrah Manna terhadap korban, diketahui korban mengalami 7 luka tusuk disekujur tubuh menggunakan Senjata Tajam (Sajam).

“Dari hasil visum ada 7 luka tusuk yaitu 2 dibagian dada, 1 disamping dada sebelah kiri, 3 dibagian tangan sebelah kiri dan 1 dibagian tangan sebelah kanan,” ungkap Yitnan.

Lanjut Yitnan, hasil dari pemeriksaan diketahui luka tusuk yang dialami korban hingga korban meninggal dunia diakibatkan oleh benda tajam. Seusai dilakukan visum dan luka telah dijahit oleh petugas rumah sakit, jenazah korban langsung dibawah kerumah duka. (Rls/Ilh)