Seluma, Globaltoday.id- Proyek peningkatan jaringan irigasi kiri D.I. air Alas, di Kecamatan Semidang Alas dan Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma, Bengkuku, hingga kini masih dalam tahapan pekerjaan. Lokasi proyek yang berada di pinggir jalan dan ramai dilintasi warga dari ragam penjuru itu, menjadikannya mudah untuk turut dikontrol dan juga dikritisi warga.
Proyek yang bersumber dari dana APBN 2023 dengan nilai kontrak Rp 11,1 Milyar ini dikerjakan oleh Kontraktor CV. Panca Berlian Muda dan Konsultan Supervisi PT. Civarligma Engineering sangat disayangkan material pasir yang digunakan diduga pasir muara atau pasir pantai.
Salah satu Kepala Dusun 2 Desa Talang Beringin, Kecamatan Semidang Alas Maras Deksan menyampaikan ada yang mempertanyakan penggunaan pasir muara atau pasir pantai dalam proyek itu, karena menilai pasir jenis ini kalah kualitasnya jika dibandingkan dengan pasir sungai atau kali.
“Banyak truk yang datang, muat dan antar pasir muara atau pasir pantai untuk proyek ini. Kenapa tidak pakai pasir sungai yang lebih baik. Kok bisa pakai pasir itu, apakah itu sesuai dengan bestek? Pihak pemerintah atau penyedia anggaran kok tidak menegur atau melarang?,” Ungkap Deksan kepada media ini Selasa, (13/6/2023).
Diwaktu yang sama pelaksana lapangan Agus mengatakan mungkin anak buah atau karyawan beliau yang nakal, apabila memang benar dan kedapatan ada yang bermain nakal akan segera diberhentikan.
“Saya akan segera memberhentikan karyawan yang kedapatan bermain nakal dengan mensuplai pasir muara atau pasir pantai dan saya belum melihat secara jelas terkait pasir untuk bahan material peningkatan irigasi tersebut, karena saya belum berada dilokasi,” ucapnya.
“Dalam waktu dekat saya akan turun kelapangan dan mengecek secara langsung pekerjaan yang dilaksanakan di Kecamatan Semidang Alas dan Semidang Alas Maras terkait peningkatan irigasi kiri D.I tersebut,” ujarnya.
Pewarta: Sahudin
Editor: Ilham
