Gaji Tak Terbayarkan Selama 7 Bulan, Guru Honorer Menjerit

Pendidikan, Talo805 Dilihat

Talo, Globaltoday.id- Guru Honorer Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Tiara Kasih yang bertempat di Desa Batu Tugu, Kecamatan Talo, Kabupaten Seluma mengeluh gaji mereka selama 7 Bulan belum dibayarkan. Hal ini diungkapkan oleh sumai salah satu guru Rusdianto yang juga menjabat sebagai bendahara Paud pengurus lama pada saat itu saat dikonfirmasi tim media ini mengenai permasalahan yang ada Sabtu, (3/6/2023).

Rusdianto mengatakan bahwa gaji istrinya sebagai guru honorer di Paud Tiara Kasih belum dibayar dari bulan 11 Tahun 2022 sampai dengan sekarang. Ini persoalan dunia pendidikan Kabupaten Seluma yang harus segera diselesaikan.

“Semua di mulai dari Bulan 11 Tahun 2022 istri saya belum menerima gajinya, untuk bulan 11-12 Tahun 2022 sebesar Rp 400.000 dan untuk bulan 1-5 Tahun 2023 sebesar Rp 500.000 jadi total keseluruhan gaji istri saya yaitu Rp 3.300.000 selama 7 Bulan terakhir. Ini serius, bagaimana menuntut guru mendidik jika haknya tidak diberikan,” ungkapnya.

Lanjutnya, tak hanya persoalan tentang gaji saja yang ada di Paud Tiara Kasih Desa Batu Tugu tersebut, adapun persoalan yang lain seperti pergantian kepala sekolah yang tidak dilaksanakannya musyawarah terlebih dahulu antara kepala sekolah yang lama kepada kepala sekolah yang baru.

“Kepala Sekolah kami sekarang sudah baru, tapi dulu tidak ada musyawarah sama sekali kepada kami, dari kepala sekolah yang lama ke kepala sekolah yang baru seolah mengambil alih jabatan kepala sekolah yang sudah ada,” imbuhnya.

“Permasalahan yang ada di Paud Tiara Kasih itu memang sudah lama, tapi kami tidak berani dikarenakan takut sama kepala sekolah yang baru, karena menurut kabar yang beredar kepala sekolah yang baru ini ingin menang sendiri dan seakan ingin berkuasa di paud yang istri saya sama kepala sekolah yang lama merintisnya,” pungkasnya.

Rusdianto menambahkan, bahwa kepala sekolah Paud Tiara Kasih yang lama bernama Haryani dan kepala sekolah yang baru bernama Nurmi, S.H yaitu istri dari Kepala Desa Batu Tugu.

“Bukan hanya sekedar gaji saja yang belum dibayar sampai sekarang adapunpermasalahan pengalihan jabatan kepala sekolah tanpa adanya musyawarah, Spesiment di Bank, data di Dapodik, serta Akta Notaris sudah diubah semua tanpa adanya musyawarah dengan kepala sekolah dan guru yg lama. Ini yang ingin kami tanyakan, dari mana mereka dapat persyaratan untuk mengubah itu semua? sedangkan kepala sekolah dan guru yang lama tidak pernah memberikan apa-apa kepada mereka termasuk buku rekening Bank dan cap stempel paud Tiara Kasih sampai saat ini masih ada dengan kami dan tidak pernah kami pinjamkan kepada siapapun,” ujarnya.

Diwaktu yang sama Kepala Desa Batu Tugu Drs. Bakrin saat ingin dikonfirmasi permasalahan yang ada menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui apapun tentang permasalahan yang ada pada Paud Tiara Kasih.

“Coba koordinasi sama pihak Diknas tentang persoalan yang ada di Paud, soalnya sampai saat ini saya belum dipanggil sama pihak Diknas Kabupaten Seluma terkait permasalah itu,” ucapnya.

Saat tim media menanyakan siapa pengganti Kepala Sekolah Paud Tiara Kasih dari yang lama ke yang baru, beliau mengatakan tidak tau siapa yang menjadi Kepala Sekolah Paud Tiara Kasih sekarang.

“Saya tidak tau siapa yang menggantikan dari Kepala Sekolah yang lama ke Kepala Sekolah yang baru, coba kalian tanyakan ke Diknas,” tutupnya. (Ilh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *