Polisi Turun ke Sawah, Bhabinkamtibmas Rowokangkung Kawal Petani Jagung Demi Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Jawa Timur, Lumajang23 Dilihat

Globaltoday.id, LUMAJANG – Komitmen Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya dilakukan jajaran Polsek Rowokangkung, Polres Lumajang, yang aktif mendampingi petani jagung guna memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.

Bhabinkamtibmas Desa Sumbersari, Brigpol Aditya Amirullah Laksono, S.H., turun langsung ke lahan pertanian milik Ali Muktar di Dusun Bayur, Desa Sumbersari, Kecamatan Rowokangkung, Sabtu (27/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia memberikan pendampingan sekaligus sosialisasi mengenai perawatan tanaman jagung yang saat ini memasuki fase pertumbuhan.

Pendampingan ini merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. Kehadiran polisi di tengah aktivitas pertanian diharapkan mampu memberikan motivasi kepada petani agar semakin optimis meningkatkan hasil produksi.

Kapolsek Rowokangkung, **Iptu Nur Mofit, S.A.P.**, mengatakan bahwa keterlibatan personel kepolisian di sektor pertanian merupakan implementasi nyata dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.

“Polri tidak hanya menjalankan fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung program strategis pemerintah. Kami ingin memastikan para petani memperoleh semangat dan pendampingan sehingga produktivitas pertanian terus meningkat,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan mewujudkan ketahanan pangan memerlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan sektor pertanian yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Selain memantau perkembangan tanaman jagung, Brigpol Aditya juga berdialog langsung dengan petani untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya, mulai dari perawatan tanaman hingga kebutuhan sarana produksi pertanian.

Melalui komunikasi yang intensif, berbagai aspirasi petani dapat dihimpun sebagai bahan koordinasi dengan pihak terkait sehingga solusi terhadap persoalan di lapangan dapat segera diupayakan.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani mendapat sambutan positif dari masyarakat. Pendampingan tersebut dinilai memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga dalam membangun desa yang mandiri di bidang pangan.

Dengan langkah nyata seperti ini, Polres Lumajang berharap semangat gotong royong dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus tumbuh. Polisi tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam mewujudkan pertanian yang produktif, kesejahteraan petani yang meningkat, serta tercapainya cita-cita Indonesia menuju kemandirian pangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *