Air Mata dan Harapan di Kunir dan Candipuro, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan untuk Ahli Waris

Globaltoday.id, Lumajang – Suasana haru menyelimuti penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan di Kecamatan Kunir dan Kecamatan Candipuro, Rabu (25/2/2026). Di tengah duka yang masih terasa, bantuan tersebut menjadi secercah harapan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kabupaten Lumajang, Subechan, S.E., MM, santunan diserahkan langsung kepada para ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia.

Di Kecamatan Kunir, santunan diberikan kepada keluarga Mis’an, petani tembakau asal Desa Kunir Kidul. Sementara di Kecamatan Candipuro, manfaat diserahkan kepada keluarga Imam Masluki, perangkat Desa Jarit, serta Umar Anangrok, perangkat Desa Sumberwuluh. Selain itu, santunan juga diterima ahli waris Nurhaji dari Desa Mlawang Kecamatan Klakah dan Slamet Riyadi dari Desa Sukorejo Kecamatan Pasrujambe.

Masing-masing ahli waris menerima santunan JKM sebesar Rp42 juta. Namun, untuk keluarga almarhum Umar Anangrok, total manfaat yang diterima mencapai Rp216.483.800. Rinciannya meliputi santunan JKM Rp42 juta, Jaminan Hari Tua (JHT) Rp9.483.800, Jaminan Pensiun (JP) Rp399.700 per bulan, serta beasiswa pendidikan untuk dua orang anak dengan total maksimal Rp165 juta.

Bagi keluarga yang ditinggalkan, santunan tersebut bukan sekadar angka. Bantuan itu menjadi penopang di tengah kehilangan sosok pencari nafkah.

Kadisnaker Lumajang, Subehan, MM, menyampaikan bahwa momen ini menjadi pengingat pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga santunan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga dan menjadi bekal untuk melanjutkan kehidupan, terutama bagi anak-anak yang masih membutuhkan pendidikan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran BPJS Ketenagakerjaan merupakan bentuk komitmen negara dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja, baik formal maupun informal, termasuk petani dan perangkat desa.

“Jangan sampai keluarga yang ditinggalkan harus menghadapi beban sendirian. Program ini hadir untuk memberikan rasa aman dan kepastian,” tambah Subechan.

Penyerahan santunan yang dilakukan hari ini menjadi bukti nyata bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki dampak langsung bagi masyarakat. Di balik suasana haru, terselip harapan agar semakin banyak pekerja di Kabupaten Lumajang yang sadar pentingnya menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *