Globaltoday.id, Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa seluruh layanan pengungsian kini berada di bawah satu komando resmi melalui Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana (SKPDB). Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan pendataan keluarga, distribusi bantuan, hingga pelayanan medis berjalan lebih tertib, terukur, dan tepat sasaran, terutama bagi kelompok rentan seperti bayi, balita, lansia, dan penyandang disabilitas.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, menjelaskan bahwa keberadaan posko resmi memudahkan pemantauan kebutuhan para pengungsi.
“Dengan posko resmi, tidak ada warga yang tertinggal. Setiap kebutuhan pengungsi bisa dipantau dan dipenuhi secara menyeluruh,” ujarnya.
Koordinasi antara aparat desa, relawan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga diperkuat. Pemerintah memastikan bahwa proses pengungsian berlangsung tertib, layanan bantuan diberikan secara cepat, dan mekanisme evakuasi siap diterapkan apabila aktivitas Gunung Semeru kembali meningkat.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi mitigasi menyeluruh Pemkab Lumajang dalam menghadapi potensi memburuknya kondisi Semeru, termasuk memastikan para pengungsi berada pada lokasi yang aman serta mendapat penanganan sesuai standar kebencanaan.






