Globaltoday.id | Lumajang — Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi bekerja sama dengan LPK Global Institute Lumajang menggelar Pelatihan Pembudidayaan Sayuran Sistem Hidroponik pada 19–26 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung di kampus LPK Global Institute, Jalan Raya Pasirian Nomor 552, Desa Condro, Kabupaten Lumajang.

Pelatihan berdurasi 80 Jam Pelajaran (JP) ini merupakan bagian dari program TMT BPVP Banyuwangi Tahun Anggaran 2026. Sebanyak 30 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Lumajang mengikuti kegiatan tersebut, termasuk empat peserta penyandang disabilitas.
Peserta berusia minimal 17 tahun mendapatkan fasilitas pelatihan gratis, makan siang, seragam, uang transportasi Rp50.000 per hari, BPJS Ketenagakerjaan, dan sertifikat.
Dodik, selaku penanggung jawab pelatihan dari LPK Global Institute, mengaku senang lembaganya mendapat kepercayaan menyelenggarakan program tersebut. Menurutnya, pelatihan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh keterampilan baru di bidang pertanian.
“Pelatihan ini diharapkan bisa membekali peserta dengan keterampilan budidaya sayuran hidroponik yang dapat diterapkan secara mandiri maupun dikembangkan menjadi peluang usaha,” ujar Dodik.

Ia menjelaskan, pemilihan pelatihan hidroponik juga sejalan dengan pentingnya ketahanan pangan. Kebutuhan sayuran untuk konsumsi rumah tangga dan penyediaan bahan pangan, termasuk dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Dodik juga menyampaikan terima kasih kepada BPVP Banyuwangi atas kerja sama yang terjalin. Ia berharap sinergi tersebut dapat terus berlanjut pada tahun mendatang agar semakin banyak masyarakat memperoleh akses pelatihan vokasi.
Sementara itu, Avan Sugeng Nurkholil, wali kelas pelatihan yang mewakili BPVP Banyuwangi, mengingatkan agar penyelenggaraan pelatihan dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi benar-benar diterapkan setelah program selesai. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya pembudidaya hidroponik dan pelaku UMKM baru di Kabupaten Lumajang.
Antusiasme peserta selama mengikuti kegiatan menjadi modal positif untuk mengembangkan budidaya sayuran hidroponik di lingkungan masing-masing. Melalui kolaborasi BPVP Banyuwangi dan LPK Global Institute, pelatihan vokasi diharapkan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan keterampilan, kemandirian ekonomi, dan ketahanan pangan masyarakat. ***






