Dua Srikandi Dan Arjuna MTsN 1 Lumajang Tembus Jamnas XII 2026, Siap Bawa Nama Lumajang ke Kancah Nasional

Globaltoday.id, Lumajang – Tiga murid MTs Negeri 1 Lumajang menorehkan prestasi membanggakan setelah dipercaya menjadi bagian dari Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Lumajang dalam Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026.

Ketiga siswi tersebut masing-masing Quinsha Alifa Indonesia, siswi kelas 9A, Kanza Avril Rusydi Firdaus, kelas 8J, dan Aira Hafiza Syakhiy Pramudya, kelas 8H.

Ketiganya terpilih mewakili Kwarcab Lumajang dalam ajang pertemuan besar Pramuka tingkat nasional yang berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.

Keikutsertaan tiga peserta didik MTs N 1 Lumajang tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi madrasah, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengasah karakter, kemandirian, kepemimpinan, keterampilan kepramukaan serta membangun jejaring persahabatan dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.

Bukan Sekadar Berkemah, Jamnas Jadi Wadah Pembentukan Karakter

Jambore Nasional menjadi salah satu momentum penting dalam pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Para peserta tidak hanya mengikuti berbagai aktivitas kepramukaan, tetapi juga dituntut mampu beradaptasi, bekerja sama, memecahkan persoalan, serta menunjukkan sikap mandiri selama mengikuti kegiatan.

Bagi tiga siswi MTsN 1 Lumajang, kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga yang diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih percaya diri dan bertanggung jawab.

Kepala MTs Negeri 1 Lumajang, Dr. Safik, M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya tiga peserta didiknya untuk membawa nama madrasah dan Kwarcab Lumajang di tingkat nasional.

Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

“Kami tentu sangat bangga dan bersyukur karena tiga peserta didik MTsN 1 Lumajang dipercaya menjadi bagian dari Kontingen Kwarcab Lumajang pada Jamnas XII 2026. Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi mereka untuk belajar, berkembang dan membawa nama baik madrasah,” ujar Safik.

Ia berharap pengalaman selama mengikuti Jamnas dapat memberikan dampak positif bagi ketiganya, terutama dalam membangun karakter, kedisiplinan, kepemimpinan dan kemampuan bekerja sama.

Bawa Nama Madrasah dan Lumajang

Dr. Safik juga berpesan agar ketiga siswi tidak hanya mengejar pengalaman selama mengikuti Jamnas, tetapi mampu menjaga sikap dan menunjukkan karakter positif sebagai pelajar sekaligus anggota Pramuka.

“Kami berpesan kepada anak-anak agar menjaga nama baik MTsN 1 Lumajang dan Kwarcab Lumajang. Tunjukkan bahwa peserta didik madrasah mampu berprestasi, mandiri, disiplin dan memiliki karakter yang baik,” katanya.

Menurutnya, keikutsertaan dalam kegiatan berskala nasional seperti Jamnas merupakan bagian penting dari proses pendidikan. Sebab, pengalaman belajar tidak hanya diperoleh melalui ruang kelas, tetapi juga melalui berbagai aktivitas yang melatih mental, sosial dan kepemimpinan peserta didik.

Harapan Jadi Inspirasi Siswa Lain

Pihak MTsN 1 Lumajang berharap prestasi ketiga siswi tersebut dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk berani mengembangkan potensi yang dimiliki.

Sekolah juga mendorong siswa untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan positif, termasuk Pramuka, olahraga, seni, maupun kompetisi akademik dan nonakademik.

Keberhasilan Quinsha, Kanza dan Aira menembus Kontingen Kwarcab Lumajang di Jamnas XII 2026 menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan karakter dan keterampilan peserta didik.

Kini, ketiganya membawa misi lebih besar: mengharumkan nama MTsN 1 Lumajang sekaligus menjadi bagian dari generasi muda Pramuka yang mandiri, berkarakter dan siap berkontribusi bagi bangsa.