Globaltoday.id, Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat perlindungan bagi relawan dan pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Hingga Juli 2026, sebanyak 60 dari 89 dapur SPPG telah mendaftarkan para pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian administrasi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh petugas yang setiap hari menyiapkan dan mendistribusikan makanan bergizi memperoleh perlindungan jaminan sosial selama menjalankan tugasnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang, Subechan, mengatakan pihaknya terus melakukan pendampingan kepada seluruh pengelola dapur SPPG agar proses kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dapat segera dituntaskan sesuai ketentuan yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kami terus mendorong seluruh pengelola SPPG agar segera menyelesaikan pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh relawan dan pekerjanya. Selain memenuhi ketentuan dari Badan Gizi Nasional, langkah ini merupakan bentuk perlindungan bagi mereka yang setiap hari berkontribusi menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis,” ujar Subechan, Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, keberadaan relawan dan pekerja SPPG memiliki peran vital dalam menjaga kelancaran distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat. Oleh sebab itu, perlindungan terhadap risiko kerja menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.
Saat ini, proses pendaftaran masih berlangsung bagi sekitar 1.456 pekerja di sejumlah dapur SPPG yang belum seluruhnya menyelesaikan administrasi kepesertaan. Jumlah tersebut bersifat dinamis karena setiap pengelola secara bertahap terus mengajukan pendaftaran tenaga kerjanya.
Selain memberikan pendampingan administrasi, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang juga aktif melakukan sosialisasi kepada pengelola dapur mengenai pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari standar perlindungan tenaga kerja dalam pelaksanaan Program MBG.
Subechan menjelaskan, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan memberikan jaminan perlindungan terhadap berbagai risiko yang mungkin terjadi selama pekerja menjalankan aktivitasnya, sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih aman dan nyaman.
“Kami optimistis seluruh dapur SPPG di Kabupaten Lumajang segera memenuhi ketentuan ini. Semakin banyak relawan yang terlindungi, maka pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis akan semakin optimal, sekaligus memberikan rasa aman bagi pekerja maupun pengelola,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap percepatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dapat segera mencakup seluruh relawan dan pekerja SPPG. Dengan perlindungan jaminan sosial yang semakin luas, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, sekaligus memberikan kepastian perlindungan bagi para tenaga yang menjadi ujung tombak pelayanan pemenuhan gizi masyarakat.
