Globaltoday.id, Malang, 21 Juli 2026 – Kabar baik bagi para guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) Malang kembali membuka Pelatihan Upskilling & Reskilling Guru Kejuruan Berstandar Industri Pola Lembaga-Magang untuk Angkatan 19 dan 20 Tahun 2026.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru kejuruan agar semakin selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran vokasi di sekolah.
Pelatihan menggunakan pola hybrid dengan total 100 Jam Pelajaran (JP), terdiri dari 30 JP pembelajaran daring dan 70 JP pembelajaran luring. Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta juga akan mengikuti magang industri selama 50 JP sebagai implementasi pembelajaran berbasis dunia kerja.
BBPPMPV BOE Malang menanggung seluruh biaya selama pelaksanaan pelatihan luring, meliputi transportasi (sesuai ketentuan), akomodasi, konsumsi, alat tulis kantor (ATK), bahan praktik, hingga uang harian peserta. Sementara biaya pelaksanaan magang menjadi tanggung jawab peserta atau instansi asal sesuai lokasi industri yang dipilih.
Jadwal Pelaksanaan
Pelaksanaan diklat dibagi menjadi tiga tahapan, yakni:
* Pembelajaran daring: 3–8 Agustus 2026
* Pembelajaran luring di BBPPMPV BOE Malang: 10–16 Agustus 2026
* Magang industri: 18–22 Agustus 2026
Melalui pola pembelajaran tersebut, peserta diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang komprehensif, mulai dari penguatan teori, praktik sesuai standar industri, hingga pengalaman langsung di dunia kerja.
Program ini menjadi bagian dari komitmen BBPPMPV BOE Malang dalam mendukung peningkatan profesionalisme guru kejuruan, sehingga mampu menghasilkan lulusan SMK yang memiliki kompetensi sesuai tuntutan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Pendaftaran Dibuka
Guru-guru SMK yang berminat mengikuti pelatihan ini dapat segera melakukan pendaftaran melalui tautan berikut:
https://bit.ly/daftar-diklatBOE
Peserta diimbau segera mendaftar sebelum kuota terpenuhi. Program ini menjadi kesempatan berharga bagi guru kejuruan untuk meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan industri, serta memperkuat kualitas pembelajaran vokasi di sekolah masing-masing.
(Redaksi Globaltoday)
